Plafon IGD RSUDTU Calang Jebol, Pembangunannya Terkesan Buru-buru

Harianrakyataceh.com – Mantan Ketua Banleg DPRK Aceh Jaya, 2014-2019, Saudi, menilai terjadi jebol plafon serta ditemukan adanya keretakan terkesan menghambur-hamburkan uang negara yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp5,4 Milyar tahun 2019.

Mantan Ketua Komisi C DPRK Aceh Jaya, ini juga mengungkapkan, terkait jebolnya plafon Gedung A IGD RSUDTU Calang sangat terkesan adanya buru-buru dalam pelaksanaan pekerjaan yang seharusnya diutamakan kualitas bangunan tersebut.

“Sangat disesalkan kondisi tersebut terjadi, baik proses perencanaan pengawasan seharusnya lebih matang untuk menghindari kerusakan sebelum difungsikan, dikarenakan fasilitas tersebut milik rakyat, terutama kala membutuhkan pelayanan kesehatan sehingga akibatnya berpotensi merugikan keuangan negara,” kata Saudi.

Dikatakan, dalam proses pengawasan DPRK Aceh Jaya harus menjadi peran prioritas disetiap lini pembangunan, baik yang telah dikerjakan maupun yang sedang dikerjakan, dikarenakan Lembaga DPRK baru saja mendapat penghargaan di Bandung.

Sementara Kasubbag Tata Usaha (KTU) RSUDTU Calang, Jasman membenarkan perihal tersebut terjadi dikarenakan belum adanya atap.

“Dikarenakan hanya baru dilakukan pengecoran, sehingga mengakibatkan kebocoran memang sudah diprediksi kondisi tersebut terjadi,” jelasnya.

Jasman menambahkan untuk proses pembangunan lanjutan tahun 2021, gedung IGD untuk lanjutan anggaran yang telah tersedia senilai Rp20 Milyar. (hen/rus/rif)