Ternyata Lima Terduga Teroris di Aceh Miliki Profesi Berbeda

IST/RAKYAT ACEH Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy SH SIK MSi, memperlihatkan foto barang bukti penangkapan terduga teroris di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Senin (25/1).

Harianrakyataceh.com – Beberapa hari lalu Densus 88 Anti Teror Mabes Polri telah mengamankan lima terduga teroris di sejumlah lokasi di wilayah Aceh, yakni di Kota Langsa, Banda Aceh dan di Aceh Besar.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy SH SIK MSi dalam siaran persnya, Senin (25/1) mengatakan, kelima terduga teroris yang diamankan petugas itu, masing-masing berinisial UM alias AA alias TA, inisial SA alias S, inisial SJ alias AF, inisial MY dan inisial RA.

“Kelima terduga teroris yang diamankan itu berprofesi berbeda-beda. Terduga teroris inisial UM alias AA alias TA berprofesi sebaga pedagang buah-buahan,” sebut Kabid Humas.

Lalu, terduga inisial SA alias S memiliki profesi swasta/tukang. Selanjutnya, terduga SJ alias AF berprofesi sebagai ASN di Pemkab Aceh Timur.

Kemudian terduga inisial MY berprofesi wiraswasta memiliki usaha
perikanan dan cafe. “Sementara terduga inisial RA berprofesi sebagai swasta/tukang,” tutup Kabid Humas.

Seperti berita sebelumnya, lima terduga teroris yang ditangkap di wilayah hukum Aceh, masih satu jaringan dengan kelompok yang terlibat dalam peristiwa bom bunuh diri di Polrestabes Medan.

Polrestabes Medan pernah menjadi sasaran atau target dari aksi bom bunuh diri pada 13 November 2019 lalu. Peristiwa itu menyebabkan pelaku langsung tewas di lokasi kejadian.

“Kelima terduga teroris ini diduga terlibat dalam jaringan bom Polrestabes Medan dan juga terlibat dalam pembuatan bom jaringan teroris yang ditangkap di wilayah Riau,” kata Winardy. (bai/rif)