Ketua YARA Perwakilan Bireuen, Muhammad Zubir, SH.

Harianrakyataceh.com – Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Bireuen, Muhammad Zubir SH, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas pembangunan proyek Irigasi Paya Geureugoh, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen.

Sejak dimulainya pembangunan dari 14 Agustus 2020 hingga saat ini, ratusan hektar sawah terendam air karena tidak berfungsinya saluran pembuangan, sehingga masyarakat setempat tidak bisa turun ke sawah seperti biasa. Zubir mengaku, berulang kali masyarakat setempat mengeluh terkait proyek Irigasi Paya Geureugoh yang tidak tuntas dikerjakan.

“Ini tidak boleh dibiarkan, pasalnya irigasi yang menghabiskan anggaran 6,2 Milyar tersebut dibangun karena kebutuhan masyarakat. Namun yang terjadi malah merugikan para petani sawah,” ujar M Zubir kepada Rakyat Aceh, Selasa (26/1).

Dalam hal ini, YARA perwakilan Bireuen meminta aparat penegak hukum dan inspektorat untuk segera mengusutnya karena proyek tersebut ada indikasi terjadi kerugian negara. Ia berharap, dengan adanya penindakan dari aparat penegak hukum, maka proyek tersebut dapat berfungsi sesuai dengan harapan para petani setempat.

Menurut Zubir, saluran yang dikerjakan lebih kurang sepanjang 1,6 KM tersebut belum sempurna dikerjakan. Sementara bagian yang sudah selesai, mulai retak dan bergelombang.

“Ini patut diduga terjadinya mark up oleh pihak kontraktor pelaksana dan kemungkinan besar terjadi indikasi korupsi, yang merugikan keuangan negara. Dengan adanya penindakan dan pengusutan akan menjadi pelajaran berharga untuk para kontraktor agar tidak mengerjakan proyek publik asal-asalan,” tegasnya.

Informasi dihimpun media ini, proyek Irigasi Paya Geuerugoh berada dibawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bireuen yang dikerjakan oleh PT Menara Suria Sakti beralamat di Jalan Medan-Banda Aceh, Matang Geulumpang Dua, Meunasah Dayah Kecamatan Peusangan.

Media ini sudah mencoba menghubungi Kepala Dinas PUPR Bireuen, Fadhli Amir dan H Ziaurrahman atau dikenal dengan H Uun selaku pemilik PT Menara Suria Sakti. Namun hingga berita ini rampung, belum ada jawaban dari keduanya. (akh/icm)