Harianrakyataceh.com – Polres Gayo Lues berhasil mengamankan tersangka pengedar sabu bersama dua rekannya, serta barang bukti dengan berat sekira 12 ons kurang 08 gram. Dengan total 92 gram lebih narkotika jenis Sabu.

Tiga tersangka tersebut masing-masing berinisal AR alias Dol (49) warga Desa Sere Kecamatan Blangkejeren. J (34) warga desa Sekuelen Kecamatan Blangjerango dan R (25) Pasar Lama Kota Blangkejeren termasuk residivis.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Cralie Syaputera Bustaman menyebutkan, penangkapan pada ketiga tersangka berawal dari penangkapan tersangka J (34), warga desa Sekuelen.

Pada waktu itu sekira 21 Januari 2020, Sat Rekrim Polres Gayo Lues menerima laporan dari masyarakat adanya penyalahgunaan narkotika sabu dan ganja di rumah J.

Tim buserpun diturunkan ke desa Sekuelen, dari hasil pemeriksaan ke rumah tersangka J, didapati barang bukti berupa sabu dengan berat 0,06 gram dan satu bungkus ganja seberat 18.30 gram dan satu handphone merk Advan serta uang tunai sebesar Rp200 ribu.

Kepad polisi J mengaku mendapatkan barang haram jenis genja dengan menanamnya sendiri di kebunnya di Sekuelen. Sementara untuk sabu, dirinya menyuruh seseorang berinisal R (25) yang berdomisili di Pasar Lama kota Blangkejeren, di hari yanng sama sekira pada pukul 04.30 WIB tim buser narkoba pun melakukan penangkapan terhadap R di desa Blower kecamatan Blangkejeren.

R mengakui perbuatannya membelikan sabu J dari AR (49). Berdasarkan pengakuannya, J tak lama AR pun ditangkap polisi di kediamanya desa Sere kecamatan Blangkejeren pada jam 07.30 WIB.

Dari hasil pengegeledahan di rumah AR (49), didapat 19 paket sabu dengan berat 6,42 gram, terdiri dari 14 paket sabu ukuran kecil dan 5 paket ukuran sedang.

Satu buah piring warna putih bening, satu buah sumbu pembakar sabu dan satu brangkas merk Krisbow yangberisikan satu bungkus sabu seberat 86,72 gram, uang sebesar Rp17 juta dan berbagai dokumen lainnya.

Ketiganya saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih Lanjut. Carlie memintah masyarakat agar tidak terlibat dengan penyalagunaan narkotika dan ikut mengawasi. (yud/rif)