Tak Pakai Helm Dominasi Pelanggaran di Aceh Utara

Kasat Lantas Polres Aceh Utara, Iptu Adek Taufik.

Harianrakyataceh.com – Mayoritas pelanggaran lalu lintas yang ditemukan selama masa pandemi (Covid-19) di wilayah hukum Polres Aceh Utara; tidak memakai helm. Bahkan, petugas juga menemukan pengguna sepeda motor (sepmor) yang memiliki helm ketika melintasi jalan raya, tapi tidak menggunakannya.

Kasus tersebut tersebut ditemukan personel Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Aceh Utara ketika melakukan penindakan pelanggaran lalu-lintas kasat mata di Kawasan Tertib Lalulintas (KTL), tepatnya Kota Lhoksukon, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Sedangkan kasus lainnya yang ditemukan adalah melawan arus, dan berboncengan melebihi dua orang.

“Dalam kegiatan penindakan secara kasat mata yang kita lakukan selama dua ini, mayoritas pelanggaran yang kita temukan tidak menggunakan helm,” kata Kasat Lantas, kemarin.

Ketika ditanyakan petugas kenapa tidak memakai helm, mereka memiliki beragam alasan mulai dari lupa, serta tidak memiliki helm. “Bahkan petugas banyak menemukan penggguna jalan yang tidak memakai helm, meskipun memilikinya. Mereka menggantungkan helmnya di sepeda motor, bukan memakainya,” ujar Iptu Adek Taufik.

Menurutnya, selama dua pekan terakhir, puluhan pelanggaran yang diberi surat tilang, karena berboncengan kendaraan roda dua, lebih dari dua orang dan pengendara melawan arus. Pelanggaran ini juga ditindak karena banyak kasus kecelakaan terjadi yang disebabkan oleh pengendara tidak tertib, termasuk bergerak melawan arus.

Kendati Covid-19, kegiatan penertiban terhadap pelanggaran lalulintas tetap berjalan. Namun, sistemnya dilakukan patroli dan hunting dengan sasaran pelanggaran kasat mata yang berpotensi menjadi pemicu laka lantas.

“Kami meminta masyarakat pengguna jalan agar mentaati peraturan lalulintas sekaligus menekan angka kecelakaan,” imbaunya. Ditambahkan, dalam masa pandemi juga tetap dilaksanakan penindakan, tapi tidak mengabaikan protokol kesehatan. (arm/icm)