Puluhan guru honorer saat diterima Ketua Komisi A saat mendatangi Gedung DPRK Pidie Jaya, Selasa (26/1). (ikhsan/rakyat aceh)

Harianrakyataceh.com – Puluhan guru honorer dalam Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (26/1) ramai-ramai mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat.

Kedatangan honorer K2 tersebut guna menuntut untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintab dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tanpa tes.
Para guru honorer yang mendatangi wakil rakyat di Kabupaten Pidie Jaya itu berjumlah sebanyak 50 orang, dikoordanir Masyitah. Kedatangan mereka disambut Ketua Komisi A, DPRK Pidie Jaya, Saifullah.
Menurut Masyitah, kedatangan mereka ke DPRK Pidie Jaya untuk memperjuangkan nasib sebanyak 311 tenaga honorer untuk diloloskan sebagai pegawai PPPK tanpa harus melalui tes.
“Segaja kami datang ke sini (DPRK) untuk menyampaikan masalah K2 yang sudah masuk dalam data base. Kami memperjuangkan supaya honorer K2 yang berusia 35 tahun ke atas untuk langsung diangkat tanpa tes menjadi pegawai PPPK,” harapnya.
Menanggapi tuntutan para honorer K2 tersebut, Ketua Komisi A Dewan DPRK Pidie Jaya, Saifullah yang menyambut mereka menyebutkan, akan segera menyurati Bupati Pidie Jaya untuk seterusnya menyurati Kementerian Pendidikan tentang tuntutan honorer K2 tersebut.
“Untuk sementara kita akan membuat surat tindak lanjut dari tuntutan ke bupati agar menyurati pemerintah pusat, melalui Kementerian. Dan harapan kita, tuntan guru-guru kita ini tersahuti,” kata Saifullah yang akrab dipanggil Kosrat. (san/min)