IPELMAKS Surati Kapolda Aceh, Terkait Tambang Emas Ilegal di Pucok Krueng Sabee Aceh Jaya

Harianrakyataceh.com – Ikatan Pelajar Mahasiswa Krueng Sabee (IPELMAKS) bersama Forum Keucik mendesak kepolisian menghentikan tambang emas ilegal yang sedang terjadi di kawasan Pucok Krueng Sabee Aceh Jaya, Rabu (27/1).

Hal tersebut dikatakan ketua Ipelmaks, Rahmad Hidayat, terkait maraknya aktivitas tambang emas ilegal yang menggunakan alat berat (excavator) di sepanjang sungai Krueng Sikuleh, Babah Krueng, Gampong Panggong Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya.

“Kami forum masyarakat dan mahasiswa Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya telah menyampaikan surat permohonan kepada Bapak Kapolda Aceh dan Kapolres Aceh Jaya untuk dapat menghentikan aktivitas tambang emas ilegal yang menggunakan alat berat (excavator),” kata Rahmad.

Hal yang sangat ditakutkan, akibat tambang ilegal tersebut dapat mengakibatkan rusaknya ekosistem lingkungan dan pencemaran daerah aliran sungai (DAS) di sepanjang sungai Krueng Sabee.

“Kami sangat berharap bapak Kapolda dapat menghentikan aktivitas tambang emas ilegal tersebut,” harap Rahmad.

Dengan adanya tambang illegal tersebut, dapat mengakibatkan bencana alam yang akan menimpa masyarakat akibat rusaknya ekosistem lingkungan dan rusaknya ekses jalan Babah Krueng, akibat mobilisasi alat berat dan mobilitas minyak solar BBM excavator.

“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa sudah puluhan alat berat (excavator) yang melakukan aktivitas di tambang emas ilegal tersebut,” sambungnya.

“Untuk itu, surat permohonan penghentian tersebut telah kami sampaikan kepada Bapak Kapolda Aceh dan Kapolres Aceh Jaya yang ditanda tangani bersama, Forum Mahasiswa, Forum Mukim, Forum Kechik dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya,” pungkasnya. (hen/rif)