Aceh Internasional Archery, akan Diikuti oleh 800 Pemanah dari Dalam dan Luar Negeri

Ketua Umum Perpani Aceh Dr Nyak Amir MPd.

Harianrakyataceh.com – Sedikitnya 800 pemanah dari dalam dan luar negeri akan meramaikan Aceh Internasional Archery Open Tournament 2021 yang dijadwalkan akan berlangsung 1 hingga 7 Juli 2021 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.

Ketua Umum Perpani Aceh Dr Nyak Amir MPd usai memimpin rapat perdana panitia pelaksana di sebuah Coffee di Aceh Besar pada Senin (1/2) sore mengatakan, pihaknya sudah siap untuk menggelar hajatan besar kejuaraan panahan terbuka Internasional tersebut.

“Sebanyak 800 pemanah dan pengembira yang akan ambil bagian pada Aceh Internasional Archery Open Tournament 2021, selain dari dalam negeri juga akan diundang pemanah dari sejumlah negara lain yang ada olahraga panahan di Asia, Asia Tenggara, Eropa, Timur Tengah dan Amerika,” kata Nyak Amir.

“Karena event ini akan melibatkan pemanah luar Provinsi Aceh dan luar negeri, kami akan bekerjasama dengan Pengurus Pusat Perpani di Jakarta dalam hal pemanah negara mana saja yang akan diundang nantinya,” ungkapnya.

Nyak Amir didampingi ketua panitia Kolonel CAJ (Purn) Dr Ahmad Husein, S. MA menyebutkan, kejuaraan panahan terbuka Internasional ini nantinya akan menjadi simulator karena Aceh dan Sumut akan jadi tuan rumah pelaksanaan PON XXI tahun 2024, termasuk yang dipertandingkan cabang olahraga panahan.

“Saya sangat optimis event yang akan meperlombakan empat devisi ini dapat terlaksana sebagaimana yang telah diagendakan, dan rencananya setelah persiapan awal selama dua pekan, pertengahan Februari 2021 akan dilaunching,” ujar Nyak Amir seraya berharap pandemi Covid-19 segera berakhir.

Nyak Amir mngakui, melalui event Aceh Internasional Archery Open Tournament 2021 ini pihaknya bekerjasama dengan pihak terkait juga akan dikemas dengan tour wisata ke tempat-tempat bersejarah, untuk memperkenalkan Provinsi Aceh ke manca negara.

“Event yang akan dilaksanakan ini mendapat dukungan penuh dari ketua umum PP Perpani Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE dan Pemerintah Aceh yang nantinya juga akan kami undang dan minta kesediaan untuk membuka event ini,” pungkasnya. (rif)