Kapolres Aceh Besar Sambangi Dayah

Kapolres Aceh Besar AKBP Riki Kurniawan didampingi pejabat Polres menyerahkan bantuan kepada pimpinan Dayah Al-Aziziyah Al-Waliyyah Tgk Fuadi, Selasa (2/2). | TARMIZI YUSUF / RAKYAT ACEH

Harianrakyataceh.com – Kapolres Aceh Besar AKBP Riki Kurniawan melakukan silaturahmi dengan Pimpinan Dayah Al-Aziziyah Al-Waliyyah Tgk Fuadi di Kota Jantho, Selasa (2/2).

Kapolres Aceh Besar AKBP Riki Kurniawan mengatakan tujuan silaturahmi dengan ulama adalah untuk menciptakan hubungan yang harmonis dan sama-sama menjaga Kamtibmas yang kondusif, juga untuk menyamakan persepsi.

“Bertatap muka langsung dengan tokoh agama, pimpinan dayah untuk membahas dan mengajak untuk menyamakan persepsi satu tujuan dalam menjaga kedamaian perkembangan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Hukum Polres Aceh Besar,” ujarnya.

Kunjungan itu juga untuk membangun kesadaran dan partisipasi para santri dalam hal mencegah serta memutus mata rantai penyebaran covid 19. “Pimpinan Dayah dan santri dapat menerima kehadiran Polri dengan baik sehingga dapat meningkatkan para santri yang berkualitas, berguna bagi bangsa dan negara,” sambung Kapolres.

Turut hadir dalam silaturrahmi tersebut, Wakapolres Aceh Besar Kompol Saiful Anam, Kabag Sumda, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, Kapolsek Kota Jantho dan sejumlah staf BInmas Polres Aceh Besar dan personil Polsek Kota Jantho.

Polres Aceh Besar melalui Polsek Sukamakmur pada Rabu (3/2) juga melakukan pembagian masker dan himbauan serta sosialisasi protokol kesehatan di wilayah hukum Polsek setempat dalam rangka program 100 hari kerja Kapolri.

Kapolres Aceh Besar melalui Kapolsek Sukamkmur Ipda Bambang Pelis, mengatakan pembagian masker serentak dalam rangka program 100 hari kerja Kapolri di wilayah hukumnya dilakukan bersama Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa dari Koramil 02 Sukamakmur.

“Selain pembagian masker, juga melakukan himbauan baik ke Pasar Hari Pekan maupun masyarakat pengguna jalan untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga 5M, yaitu, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak,menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” pungkas Bambang. (tar/slm)