SLB YTC Aplikasikan PBM Beriringan Keterampilan Vokasional

Kepala SLB YTC Rusli, S.Pd, menyerahkan sketsa wajah karya salah satu siswa di Banda Aceh. FOR RAKYAT ACEH

BIREUEN (RA) – Menyikapi arahan Pemerintah Aceh melalui Sekda dan Kadis Pendidikan Aceh mengenai upaya meningkatkan pengelolaan pendidikan luar biasa, SLB YTC Kutablang, Kabupaten Bireuen mengaplikasikannya melalui Proses Belajar Mengajar (PBM) beriringan dengan vokasional bagi peserta didik dalam meningkatkan kecakapan keterampilan siswa/i.

Kepala SLB YTC Kutablang, Rusli, SPd mengatakan, sebagai terobosan dalam pengembangan kegiatan ‘Aceh Carong’ dan ‘Jual Jasa’ yang telah digagas, kini untuk memantapkan kemandirian dan perubahan dalam menangani anak berkebutuhan khusus, pihaknya sudah mulai mengaplikasikan PBM beriringan dengan ‘Keterampilan Vokasional’ sesuai kemampuan peserta didik yang bermuara pada kecakapan hidup (life skill).

Menurut Kepala SLB YTC, hal itu supaya mereka memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pelayanan, penanganan, kemandirian dan perubahan dalam penanganan anak berkebutuhan khusus, sehingga mereka memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak lainnya.

Oleh sebab itu, peserta didiknya tidak hanya dibekali dengan ilmu teoritis semata, namun juga dididik agar memiliki kompetensi keterampilan optimal sesuai kemampuan. Adapun kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan tersebut berupa keterampilan menjahit, tataboga, budidaya tanaman hias, tanaman pangan, sovenir, Sketsa Wajah dan lain sebagainya.

“Adanya pendidikan vocasional bertujuan untuk dapat mempersiapkan anak didik menuju hidup mandiri secara ekonomi (menghasilkan uang), setelah lulus dari SLB YTC,” ujar Rusli, Selasa (2/2).

“Anak vokasi mempunyai kelemahan dalam segi akademik seperti dalam menulis, membaca, dan menghitung. Namun, mereka mempunyai nilai tambah dalam segi non akademik atau keterampilan dan ketekunan serta tidak terlalu banyak tuntutan,” tambahnya.

Untuk pegembangan keterampilan tersebut, pihaknya mendukung kegiatan pengembangan kemampuan yang dimiliki oleh peserta didik sesuai dengan Bakat dan minat agar ditumbuhkembangkan secara optimal melalui kegiatan kurikuler dan ektrakurikuler.

Kemampuan seperti itu perlu dipersiapkan sejak mereka menempuh pendidikan di sekolah, dengan harapan dapat membentuk kemampuan vocational tingkat mahir dan terampil, serta bisa digunakan untuk mencari penghidupan bagi mereka kelak ditengah masyarakat. Hal itu juga menjadi pertimbangan bagi lulusan SLB YTC Kutablang.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten Bireuen, T Murtada, SSos, saat dikonfirmasi awak media, mengapresiasi penerapan seperti yang dilakukan SLB YTC Kutablang tersebut. Menurutnya, hal itu sudah sesuai dengan keinginan Pemerintah Aceh.

Selaku perpanjangan tangan Dinas Pendidikan Aceh, Murtada sudah mengaplikasikan ke Sekolah-Sekolah dalam Kabupaten Bireuen dengan memberikan arahan langsung melalui kepala sekolah, kasi kesiswaan, kasi kurikulum untuk lebih meningkatkan ketekunan belajar.

“Harapan saya atas nama pribadi dan selaku Kacabdis Wilayah Kabupaten Bireuen, agar kelulusan UMPTN siswa/i dari Bireuen masuk katagori 10 Besar se-Aceh, sesuai keinginan Pak Sekda dan Kadis PK Aceh,” ujar Kacabdis mengakhiri. (akh/icm)