Awali Pelatda PON Papua 2021, 76 Atlet Prioritas Pertama Jalani Tes Fisik

Harianrakyataceh.com – Mengawali pemusatan latihan daerah (Pelatda) 2021 untuk PON XX Papua Oktober mendatang, sebanyak 76 atlet Aceh dari 16 cabang olahraga prioritas pertama menjalani tes fisik umum di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Rabu (3/2) pagi.

Ketua Pelatda Atlet Aceh, Drs Bachtiar Hasan, M.Pd menjelaskan, tes fisik umum merupakan tes awal dilakukan untuk mengetahui kemampuan fisik para atlet sebelum menjalani pemusatan latihan daerah sentralisasi.

“Sebanyak 76 atlet yang didampingi 22 pelatih dari 15 cabang prioritas pertama begitu serius, fokus dan semangat menjalani setiap materi tes,” ujar Bachtiar yang juga Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Aceh ini.

Sebutnya, setelah tes fisik umum ini dilanjutkan tes di masing-masing cabang olahraga yang dilakukan pelatih para pelatih pada Kamis (4/2).

Dijelaskannya, tes fisik umum ini di antaranya meliputi daya tahan, kecepatan, kelincahan. Namun atlet masing-masing cabang olahraga berbeda materi dan porsi tes yang dijalani.
Contohnya, kata Bachtiar, untuk tes daya tahan, atlet cabang olahraga sepak bola dan bela diri, lari selama 15 menit. Sedangkan atlet panahan lari selama tiga menit.

Sebutnya, tes terakhir sekaligus evaluasi kemajuan fisik para atlet akan dilakukan Juni, perbaikan hingga September. “Sehari sebelum menjalani tes fisik umum ini, para atlet juga sudah mengikuti tes kesehatan,” ujarnya.

Dalam menghadapi PON Papua, KONI Aceh mempersiapkan 121 atlet dari 26 cabang olahraga prioritas satu dan dua, melalui Pelatda desentralisasi dan sentralisasi yang telah dilaksanakan sepanjang 2020 dan dilanjutkan Pelatda 2021 selama 9 bulan, mulai Februari hingga September atau saat berangkat berlaga ke Papua. Multi event olahraga nasional empat tahunan di tanah air ini akan digelar 2-13 Oktober 2021.

Diantara 76 atlet dari 16 cabang olahraga prioritas pertama yaitu anggar (8 atlet), angkat besi (2), binaraga (1), atletik (2), biliar (1), kempo (2), menembak (5), muaythai (8), panahan (8), panjat tebing (3), pencak silat (3), renang (2), sepak bola (20), taekwondo (2), tarung derajat (12) dan wushu (2 atlet).

Sebanyak 45 atlet dari 10 cabang olahraga prioritas dua yaitu bermotor (4 atlet), dayung (8), layar (1), rugby (24), selam (1), senam (1), sepak takraw (2), sepatu roda (2), terjun payung (1) dan judo (1 atlet). (rif)