Masuk Septic Tank, Dua Balita Meninggal

Personel polisi memasangi garis polisi di TKP meninggalnya dua balita akibat masuk dalam lubang septic tank di Kampung Alur Tani 1, Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh Tamiang, Selasa (2/2). | IST/RAKYAT ACEH

Harianrakyataceh.com – Dua balita di Kampung Alur Tani 1, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang ditemukan meregang nyawa akibat masuk dalam lubang septic tank. Kedua balita malang ini bernama Alfizil Aini (4) dan Zikra Hidayatullah (2).

“Kedua anak itu merupakan tetangga dekat hampir setiap hari main bersama. Saat ditemukan tubuhnya sudah mengapung dalam lubang septictank tersebut,” terang Datok Penghulu Kampung Alur Tani 1, Selamat SR, yang dihubungi Rakyat Aceh dari Karang Baru, Rabu (3/2).

Selamat menyebutkan, peristiwa merenggut nyawa anak balita laki-laki dan perempuan ini terjadi Selasa kemarin (2/2). Sebelumnya kedua anak itu bermain di halaman depan rumah.

Sementara orang tua dari korban Zikra Hidayatullah berada di dalam rumah. Melihat anaknya tidak tampak bermain di depan, mereka kebingungan mencari di sekeliling rumah namun tak menemukanya.

“Saat dicari di belakang rumah baru ketemu, ternyata anaknya dalam lubang septic tank. Septic tank itu tidak ditutup karena memang belum selesai dibangun dan di dalamnya tergenang air hujan,” jelasnya.

Menurut Datok Selamat, setelah diukur air di lubang septic tank sedalam 70 centimeter, sedangkan tinggi septictank sekitar 1,5 meter. Pihaknya menduga dua balita itu tercebur dalam sumur septic tank karena bermain lempar-lemparan jeruk lemon.

“Karena di dalam lubang ditemukan beberapa buah jeruk lemon. Pohon jeruk lemon itu memang sedang berbuah tepat berada di samping septictank itu,” urai datok Selamat sembari menyampaikan, kedua orang tua korban tidak ada komplain dan sama-sama sudah mengikhlaskan atas kejadian ini.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kapolsek Tamiang Hulu, Iptu Delyan Putra membenrakan kejadian tersebut. Jasad dua balita ditemukan Suhar (35) orang tua almarhum Zikra Hidayatullah. Saksi lain yang ikut menolong yaitu Sumarlan (38) warga setempat.

“Lubang itu memang dibuat untuk septictank, kondisinya belum siap,” sebut Delyan.
Menurut Kapolsek, awal mula kejadian sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu saksi Suhar sedang membersihkan rumah sempat melihat anaknya dan anak tetangga sedang bermain di halaman depan.

Selesai bersih-bersih rumah, dia ini mendengarkan musik sambil karaoke. Karena suara musik keras, sempat memanggil-manggil anaknya namun tidak ada jawaban.

“Kemudian setelah dicari, saksi Suhar menemukan kedua korban dalam septic tank. Lalu dia masuk ke lubang itu mengangkat kedua korban dan meminta pertolongan. Akan tetapi kondisi kedua korban sudah tidak bernyawa lagi,” tukas Iptu Delyan Putra. (mag-86/min)