Satu Tersangka Narkoba Ditangkap, Seorang Oknum Kepala Desa Turut Diamankan

Harianrakyataceh.com – Personel Polres Subulussalam berhasil menangkap seorang yang diduga melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu, Rabu (3/2) sekitar pukul 19.30 WIB.

Pelaku yang berinisial TG (36) berdomisili di jalan Syekh Abdul Raub, Desa Subulussalam Selatan, Kecamatan Simpang Kiri ini ditangkap personel Sat Resnarkoba Polres Subulussalam saat berada dalam rumah yang di sewa tersangka di Desa Pegayo.

Kapolres Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono, SIK kepada Rakyat Aceh, Jumat (5/2) menjelaskan pihaknya menerima informasi dari masyarakat bahwa di rumah yang di sewa tersangka TG sering terjadi transaksi jual beli narkoba jenis Sabu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Sat Resnarkoba Polres Subulussalam langsung menuju ke rumah pelaku dan sesampainya di rumah pelaku petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti berupa sabu. Saat ditanyai, pelaku mengakui bahwa barang bukti tersebut di dapat dengan cara membeli dari seorang DF warga Medan, Sumatera Utara yang kini masuk dalam DPO.

Ditangan pelaku, Polisi menemukan barang bukti 1 paket diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik bening tembus pandang dengan berat 47,12 gram,
1 paket diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik klip merah tembus pandang dengan berat 3,69 gram, dan 1 paket diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik klip merah tembus pandang dengan berat 1,14 gram.

“Berat keseluruhan semuanya 51,95 gram,” kata Kapolres Qori Wicaksono melalui pesan WhatsAppnya.

Selain barang bukti sabu, Polisi juga menemukan barang bukti lainnya, yaitu 1 bungkus plastik merk RELAXA, 1 bungkus plastik klip berwarna biru, 1 buah pipet plastik, uang kontan sejumlah Rp1,2 juta dan timbangan digital, yang diduga untuk menimbang narkotika barang haram tersebut.

Kapolres Qori Wicaksono menambahkan, pada saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku, Polisi juga turut mengamankan 2 orang warga yang berinisial JA (20) warga Desa Danau Trans, dan AM (32) warga Desa Suka Makmur Kecamatan Simpang Kiri. AM yang turut diamankan merupakan oknum Kepala Desa di daerah Kota Subulussalam.

Polisi melakukan penahanan terhadap tersangka TG, sedangkan 2 orang lainnya JA dan AM yang berada di tempat kejadian perkara saat penggerebekan masih dilakukan pemeriksaan di Mapolres Subulussalam.

Menurut Kapolres Qori Wicaksono, penangkapan ini adalah yang terbesar sejak tahun 2021. Dengan jumlah barang bukti 51,95 gram dalam 1 gram sabu bisa dikonsumsi 5 orang. “Artinya dalam penangkapan ini Polres Subulussalam sudah menyelamatkan setidaknya 250 orang warga dari penyalahgunaan narkoba jenis sabu,” tulis Kapolres Qori Wicaksono. (lim/rif)