Seminar Peringatan Hari Pers Nasional, Kemenkumham Aceh : Pers Sahabat Kita

Banda Aceh (RA) – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly mengingatkan masa depan media ditengah perkembangan teknologi yang begitu cepat. Ia memberi beberapa catatan terhadap perkembagan media yang saat ini mengalamai banyak tantangan.

“Di era digital ini, siapa pun yang tidak mampu beradaptasi, maka harus bersiap diri untuk tertinggal. Termasuk juga dengan media. Media-media yang tidak siap dengan serbuan internet, dipastikan tidak akan mampu bertahan lama, “kata Yasonna saat membuka kegiatan Seminar Nasional dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Kamis (4/2).

Dihadapan ketua PWI, Yasonna juga mengenang saat ia menjadi anak koran yang setiap hari harus mengantar kepada langganan. “Waktu saya kuliah dulu, jam tiga pagi saya sudah bangun untuk antar koran. Sekarang bapak pimpinannya, saya dulu pernah jadi pengatarnya. Dulu saya antaranya pakai mobil dan pahitnya dulu waktu musim dingin. Berat dulu. “tuturnya.

Saat ini, kata Politisi PDIP itu, ditengah perkembangan teknologi, maka sudah seperti tsunami informasi. Itu terlihat dari ribuan informasi yang masuk yang masuk melalui media sosial, ” Contohnya saat kita tidak baca beberapa jam pesan di Whatshaap, itu sudah dipenuhi berita. Terkadang kita lihat saja tidak sangup. Begitu banyaknya informasi, “ucapnya.

Selain kesiapan dari industri media, salah satu tantangan lain yang perlu diperhatikan adalah persoalan regulasi.

“Kita telah memiliki beragam regulasi terkait penyiaran, informasi, dan telekomunikasi,” ucap lelaki 67 tahun ini. “Tetapi, kita belum memiliki regulasi khusus terkait konvergensi. Semua pihak sepakat regulasi ini perlu ada,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh yang Heni Yuwono, menyebutkan bahwa pers adalah sahabat, terlebih kerja pers sangat mulia dalam memberikan informasi kepada masyarakat dengan harapan agar sama sama membangun bangsa dan negara.

” kita harus merangkul pers dan bekerja sama dalam setiap kegiatan. Karena itu sebuah penyampaian yang bagus. Maka pak menteri menyuruh untuk menjalin kerja sama dan sinergitas dengan insan pers, “ujarnya usai mengikuti Seminar Peringatan Hari Pers Nasional.

Adapun pembicara yang hadir di antaranya Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly, Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward O.S. Hiariej, Staf Ahli Ketum PWI Wina Armada, Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch Bangun, CEO JPNN Auri Jaya, serta Pengamat Hukum dan Media. webinar ini dihadiri oleh perwakilan PWI di 34 Provinsi, Kanwil Menkuham serta UPT daerah.