Pemerintah akan Hancurkan Belasan Toko

Puluhan bangunan toko milik Pemkab Pidie disepanjang bantaran sungai Krueng Bato Raya, Pidie, akan dirubuhkan untuk menciptakan Kota Sigli bersih tidak, kumuh lagi.DHIAN ANNA ASMARA/RAKYAT ACEH

SIGLI (RA) – Sebanyak 18 pintu toko permanen di jalan Iskandar Muda, Kota Sigli, berlokasi di DAS Krueng Baro Pidie, akan segera dirubuhkan menyusul penataan kota dari kota kumuh menjadi kota bersih dan teratur rapi.

“Bangunan pintu toko lama tersebut sudah tidak layak lagi dipertahankan, terlebih letaknya persis dipinggir sungai,”sebut Wakil Bupati Pidie, Fadhullah TM Daud ST, Sabtu (6/3).

Ia juga menyebutkan, pembongkaran bangunan tua tersebut tidak lepas untuk penataan kota, dimana sebelumnya bangunan tersebut sangat kumuh, sehingga mengganggu pemandangan mata.

Menurut Wabup, pihaknya sudah mendapat masukan dari consultan proyek kotaku 2021, akan dibangun jalan dan tempat rekreasi (taman kota) serta bangunan kuliner yang bersih dan lestari. Sedikitnya, bangunan yang harus dibebaskan disepanjang DAS Krueng Baro yang dimulai dari Gampong Keramat Dalam, Blok Sawah dan Gampong Pante Teungoh mencapai 65 bangunan lebih, terdiri dari rumah penduduk, kedai papan dan bangunan toko permanen.
Lebih lanjut Fadhullah, akhir tahun 2021 ini, wajah Kota Sigli akan berubah jauh, disamping tidak ada masyarakat yang membuang sampah kesungai. “Kota Sigli, harus mampu menampakan diri sebagai ibukota Kabupaten Pidie,” tukasnya.

Kadis PU Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Pifie, H Muhammad Adam ST menambahkan, kehafiran proyek kotaku di Pidie sangat membantu daerah, baik dibidang pembangunan infrastruktur maupun peningkatan perekonomian rakyat.

Karena itu, Muhammad Adam, berharap semua pihak yang terimbas dengan pembangunan proyek kotaku harus memahaminya serta mampu mencerna jauh dari usaha pihak proyek kotaku yang semata mata bertujuan membangun kota kumuh, serta peningkatan usaha rakyat. (mag85/bai)