Sengketa Masyarakat Krueng Keureuto Selesai

Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto, mengfasilitasi sengketa masyarakat Gampong Blang Pante dengan Gampong Plu Pakam, terkait waduk proyek PSN Waduk Krueng Keureuto. FOR RAKYAT ACEH

ACEH UTARA (RA) – Permasalahan sengketa tanah dan tapal batas antara Gampong Blang Pante, Kecamatan Payabakong dengan Gampong Plu Pakam, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, terus bergulir. Akibat persoalan itu telah menyebabkan dan menghambat pekerjaan PSN Waduk Krueng Keureuto, yang seharusnya proyek pengerjaannya selesai pada tahun 2020 lalu.

Para pihak pada tahun 2017 lalu, sudah beberapa kali melakukan pertemuan. Namun tidak menghasilkan titik temu dan hampir terjadi konflik sosial antara kedua gampong tersebut. Bahkan, kasusnya sudah sampai ke persidangan di Pengadilan Aceh Utara dan telah diputuskan pada 20 Januari 2021.

Akan tetapi masih tetap saja terjadi pertikaian di lapangan yang mengarah ke konflik sosial ketegangan antara masyarakat Gampong Blang Pante dengan Gampong Plue Pakam.

Atas kondisi itu, Komandan Kodim (Dandim) 0103/Aceh Utara Letkol Arm Oke Kistiyanto, berinisiatif membantu untuk menyelesaikan konflik demi kelanjutan proyek PSN Waduk Krueng Keureuto. Dengan harapan menjadi solusi pemecahan masalah banjir tahunan yang selalu terjadi di Kabupaten Aceh Utara.

Dandim berharap dengan adanya pertemuan ini bisa menyelesaikan masalah dengan musyawarah dan kekeluargaan. “Jadi masing-masing pihak sama-sama bisa menerima dengan baik, sehingga pengerjaan proyek PSN Waduk Krueng Keureuto dapat berjalan dan cepat diselesaikan,” terang Dandim.

Sebut Oke Kistiyanto, hasil rapat koordinasi ini tercapai kesepakatan antara kedua gampong, bahwa mereka tunduk pada hukum, dan setuju mendukung proyek PSN Waduk Krueng Keureuto, serta tidak akan mengganggu pelaksanaan proyek kedepannya.

“Pola penyelesaian semacam ini bisa menjadi ‘lessons learned’ bagi wilayah lainnya yang mengalami permasalahan serupa, baik itu sengketa tanah pembebasan lahan jalan Tol, waduk, dan lain sebagainya,” ungkap Oke dalam relisnya kepada Rakyat Aceh, kemarin.

Sementara pertemuan yang berlangsung di Aula Yudha Kodim 0103/Aceh Utara, Kamis kemarin, turut dihadiri Asisten I Setdakab Dayan Akbar, Kadis Pertanahan Aceh Utara, Syahrial, Kabid Pertanahan Aceh Utara, Muhammad Saleh, Perwakilan PT Brantas Abipraya Bambang S dan Teguh S, Kepala BPN Aceh Utra, Camat Tanah Luas, Usman, beserta Muspika, Camat Paya Bakong T. Arahman Ansari beserta Muspika, Geuchik Plue Pakam, Geuchik Blang Pante. (arm/icm)