Setahun Tanpa Status Kependudukan, M Yusuf Resmi Jadi Warga Bener Meriah

Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi menyerahkan identitas kependudukan kepada keluarga M yusuf di gubuk tinggalnya Kampung Darul Aman Kecamatan Permata Sabtu (7/2). MASHURI | RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – M Yusuf dan keluarganya yang tinggal resmi menjadi penduduk Kabupaten Bener Meriah setelah menerima identitas kependudukan diserahkan langsung Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi, di gubuknya di Kampung Darul Aman Kecamatan Permata Sabtu (7/2).

Seperti diberitakan sebelumnya, M Yusuf beserta istri dan tujuh anaknya kesulitan untuk mengurus surat pindah dari Aceh Besar sehingga selama setahun ia harus tinggal di gubuk reot di kebun kopi yang ia gadai dan jauh dari pemukiman warga.

Adapun identitas kependudukan diserahkan langsung Bupati Bener Meriah Tgk H sarkawi antara lain; Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi menyampaikan, Pemerintah bukan tidak peduli terhadap masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan namun salah satu penyebabnya dikarenakan akibat tidak melapor sehingga tidak tau kalau masih ada keluarga yang tinggal di gubuk seperti ini.

Untuk itu, ia berharap masyarakat pendatang dapat mengurus administrasi kependudukan di domisili baru, seperti melapor kepada Kepala Desa (Reje Kampung) agar semua aparat kampung mengetahui situasi dan jumlah penduduknya.

Disebutkannya, mengurus administrasi penduduk sangat sederhana dan Pemerintah daerah akan membantu prosesnya sehingga cepat selesai. “Hal itu sebenarnya menjadi salah satu cara warga membantu Pemerintah dalam menertibkan administrasi kependudukan dan untuk mempermudah membantu mereka dalam memberikan bantuan,” tegasnya.

Selai itu katanya administrasi kependudukan sangat penting guna memastikan berapa sebenarnya jumlah warga Bener Meriah. “Ketika semua yang tinggal di Bener Meriah mengurus KTP nya maka kita akan tahu persis secara pasti berapa sebenarnya warga Bener Meriah” ujarnya.

Salah satu korelasinya katanya dengan kebutuhan pasokan gas untuk rumah tangga.” Alokasi gas kan sesuai dengan data di pemerintahan” kata sarkawi.

Untuk itu ia berharap semua yang tinggal di Bener Meriah dapat membantu pemerintah dengan memindahkan administrasi kependudukan nya ke Bener Meriah.

Dalam kesempatan itu Bupati juga memerintahkan Disdukcapil agar terus mensosialisasikan kepada masyarakat seperti halnya berkas yang harus disiapkan agar masyarakat tidak bolak balik. “Blangko juga harus ada dan tidak boleh kosong, terus informasikan kepada warga tentang persyaratan untuk pembuatan KTP ,KK, Akte Kelahiran, KIA,dan lain sebagainya agar masyarakat kita tahu,” tegas Bupati.

Selain KTP dan Kartu Keluarga Bupati juga menyerahkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok dan keperluan sekolah kepada keluarga yang bersangkutan. (uri/min)