Ketua DPRK Bireuen Ajak Masyarakat Jangan Takut Disuntik Vaksin

BIREUEN (RA) – Program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah pusat sudah mulai dilakukan di Kabupaten Bireuen. Program ini bertujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok.

Komandan Kodim (Dandim) 0111/Bireuen, Letkol Inf Zainal Abidin Rambe orang pertama yang divaksin, sementara Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos merupakan orang kedua di Bireuen yang di vaksin.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung radiologi RSUD dr Fauziah Bireuen, Rabu (10/2).

Ketua Dewan Bireuen mengaku tidak merasakan efek yang negatif ketika disuntik vaksin. Bahkan menurutnya, vaksin dapat menyehatkan tubuh.

“Setelah di vaksin, tidak ada efek samping berbahaya yang saya rasakan. Bahkan, badan juga mulai segar dari sebelumnya, selera makan bertambah, dan keringat tanda badan sehat juga bercucuran. Jika memang tidak efek apapun setelah 30 menit, maka vaksinasi tersebut dijamin aman,” ujar Rusyidi yang sering disapa Ceulangiek ini.

Ia mengaku, penyuntikan vaksin memang keinginan pribadinya, sekaligus untuk mendorong masyarakat Bireuen untuk tidak takut divaksin, karena tujuannya dari Pemerintah guna memutus rantai penyebaran covid-19.

Ia berharap, progran vaksinasi ini dapat berjalan sesuai dengan harapan, agar kelak masyarakat dapat melakukan rutinitas kehidupan seperti kondisi normal sediakala.

Ceulangiek juga mengajak masyarakat Bireuen untuk jangan takut divaksin, demi menyukseskan vaksinasi.

Sementara vaksinasi covid-19 untuk Puskesmas lingkungan Kabupaten Bireuen sudah diantar secara serentak.

Saat dikonfirmasi Rakyat Aceh via seluler, Kepala Puskesmas Kecamatan Gandapura, dr. Emy Handriany membenarkan pihaknya sudah menerima 280 vaksinasi.

“Penyuntikan vaksin dijadwalkan besok pagi, Kamis (11/2) di Puskesmas Gandapura. Sementara orang yang akan di suntik untuk tahap awal yaitu tenaga kerja di Puskesmas setempat,” jelas ibu Emy. (akh)