Perjelas Status Hutan, Pemkab Trayek Kawasan Hutan dengan BPKH Aceh

Rapat pembahasan trayek kawasan hutan dengan tim Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Aceh yang diselengarakan di ruangan sebar pungli setempat, Selasa (9/2). MASHURI/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Untuk memperjelas tapal batas wilayah hutan, Pemkab Bener Meriah mengelar rapat pembahasan trayek kawasan hutan dengan Tim Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Aceh yang diselengaran di ruangan sebar pungli setempat, Selasa (9/2).

Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Khairmansyah SIP MSc melaporkan, rapat pembahasan trayek kawasan hutan berlangsung berdasarkan surat dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan No: S84/3/BPKH/18/2021 Tanggal 26 Januari 2021.

Menurutnya, ada beberapa SKPD di Pemerintahan Kabupaten/Kota yang menjadi panitia tapal batas kawasan hutan seperti dinas-dinas terkait, Bappeda, Lingkungan Hidup, Pertanahan, PUPR dan para camat.

Rapat tersebut katanya, bertujuan untuk penataan batas kawasan hutan di Kabupaten Bener Meriah dan sosialisasi penataan batas kawasan hutan terhadap para camat yang wilayahnya administrasinya bersinggung dengan kawasan hutan.

Kepala BPKH Aceh yang diwakili oleh Kasi PKH, Sukur menyampaikan, rapat yang berlangsung saat itu untuk membahas terkait hasil penyusunan trayek batas kawasan hutan di Kabupaten Bener Meriah.

“Trayeknya telah kami susun, hasil yang telah disusun ini nanti akan dibahas bersama dalam rapat ini, yang kemudian outputnya kita melakukan pengesahan terhadap trayek batas tersebut. Jadi outputnya adalah peta trayek batas sama berita acara trayek batas,” jelas Sukur.

Semenentara itu, Asisten Pemerintah dan Kesmas Setdakab Bener Meriah, Drs Mukhlis berharap, para peserta rapat dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan serius serta fokus. “Apa yang kita kerjakan sebentar lagi menentukan nasib warga masyarakat Kabupaten Bener Meriah yang berdomisili di lingkungan hutan,” tegas Mukhlis. (uri/bai)