RUMAN Aceh Salurkan Donasi WNI dari Jerman

Proses penyaluran Iqra dan Al Quran di 3 TPQ (Taman Pendidikan Al Quran) di Aceh Tenggara

Banda Aceh – Lembaga pendidikan dan PKBM (pusat kegiatan belajar masyarakat) RUMAN (rumah baca aneuk nanggroe) Aceh menyalurkan donasi seorang WNI (warga negara Indonesia) dari Jerman berupa 100 Iqra & 20 Al Quran senilai Rp 2.3 juta.

Donasi tersebut, ujar Ketua PKBM RUMAN Aceh, Rizky Sopya, S.Pd., disalurkan kepada 120 santri yang belajar di 3 TPQ (taman pendidikan Al Quran) di Aceh Tenggara, bekerjasama dengan KISAT (komunitas infak & Sedeqah Aceh Tenggara).

“Sahabat SA sudah lama berdomisili di Jerman & sejak 6 tahun lalu membersamai khidmah kita. Kali ini SA menitipkan donasinya untuk dibelikan Iqra dan Al Quran”, ujar Rizky pada Senin (15/2/2) pagi di basecampnya yang berada di Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh.

Adapun penerimanya, 3 TPQ di Kabupaten Aceh Tenggara yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara. Pertama, Hidayatul Ummah sebanyak 45 Iqra dan 9 Al Quran. Kedua, Sabilul Huda sebanyak 37 Iqra dan 5 Al Quran. Ketiga, Al Haddin sebanyak 18 Iqra dan 6 Al Quran. Disalurkan tim KISAT pada Senin (8/2/2021) lalu.

Al Quran untuk Dayah Baru

Sehari berikutnya (Selasa, 9/2/2021), RUMAN Aceh menghadiahkan 45 Al Quran donasi dari beberapa orang dengan beragam ukuran dan penerbit kepada dayah baru di Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar. Diterima oleh Tgk Bahtiar, pimpinan dayah tersebut.

“Terima kasih banyak kepada RUMAN Aceh dan para donatur. Saat ini seratusan santri belajar di dayah kami yang masih kekurangan Al Quran, sehigga mereka belajar secara bergantian”, ungkapnya.

200 Bacaan untuk 2 Pustaka Sekolah

Jumat (12/2/2021) siang, Ketua TBM (taman bacaan masyarakat) RUMAN Aceh, Fadillah Islami Chaniago, S.I.Kom., mengirimkan 2 kardus berisi masing-masing 100 bacaan ke wilayah Barat Selatan Aceh melalui layanan mobil penumpang L300.

“Bacaan tersebut kita kirimkan kepada SMPN 7 Kawai XVI, Aceh Barat dan SMKN 1 Calang, Aceh Jaya sebagai program joek (hibah) buku untuk menambah koleksi perpustakaan sekolah tersebut. Sebulan sebelumnya mereka mengirimkan surat kepada kita”, terang Fadil.

Sedangkan Kepala SMPN 7 Kawai XVI melalui Kepala Perpustakaannya menuturkan, “Bahan bacaan tersebut akan menstimulus minat baca murid kami yang mayoritas berada di wilayah perkebunan sawit. Sehingga, wawasan mereka semakin luas dan meningkatkan mutu sekolah yang kami pimpin”.