Wanita Penjual Emas Palsu Dibekuk di Bener Meriah

LUSTRASI. (Istimewa)

REDELONG (RA) – Kepergok melakukan penipuan dengan menjual emas palsu seorang seorang perempuan NL (42), warga Marelan, Medan Sumatera Utara, harus berurusan dengan pihak berwajib.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya melalui Kasubbag Humas Polres Bener Meriah, Iptu Jufrizal SH kepada Rakyat Aceh Senin (15/1) menyampaikan, tersangka diamankan setelah melakukan dengan modus menjual emas palsu ke Toko Emas Jelita Baru, yang berada di wilayah Pondok Baru Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah pada Jumat (12/2) lalu.

Disebutkanya, pemilik toko Jelita Baru sempat membeli emas bercap Malaysia dengan surat Poh Kong itu seberat 15 gram dengan harga Rp 9.200.000. “Dia (tersangka-red) menjual emas palsu itu ke toko Jelita Baru,” ujarnya.

Iptu Jufrizal menceritakan, pemilik toko Julita Baru sempat membeli emas palsu seberat 15 gram, dan setelah dilakukan pengecekan dengan cara dilebur dengan garam api, emas berbentuk rantai tersebut palsu melainkan perak yang berubah warna menjadi putih.

“Keesokan harinya, Jumat 12 Februari, NL sekira pukul 15.30 wib pelaku kembali mendatangi toko emas Jelita untuk menjual emas palsu yang serupa, dengan membawa surat POH KONG namun karena pemilik toko curiga ia tidak membeli emas tersebut,”kata Jufrizal.

Selanjutnya katanya saat menawarkan emas ke toko Jelita, korban yang sebelumnya sudah tertipu melihat pelaku dan langsung menggunakannya serta menyerahkannya ke Polsek Bandar.

Saat ini Polsek Bandar telah mengamankan pelaku dan barang bukti berupa satu lembar surat emas atas nama toko POH KONG Jewellers Malaysia, satu lempeng perak hasil leburan dan KTP pelaku NL.

“Saat ini kasus dugaan penipuan tersebut sedang ditangani unit Reskrim Polsek Bandar,” tutup Iptu Jufrizal. (uri/min)