Bupati Akmal Resmikan Pabrik Padi Modern

Bupati Akmal menyaksikan pengilingan padi usai peresmian kilang modern, Kamis (18/2). Rakyat Aceh/Rahmat

Harianrakyataceh.com – Bupati Abdya Akmal Ibrahim meresmikan pabrik kilang padi modern, yang terletak di lokasi Balai Benih Utama (BBU) Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten setempat, Kamis (18/2).

Bangunan yang dibangun dengan anggaran yang bersumber dari dana alokasi khusus tahun 2019 dilengkapi dengan mesin pengering gabah atau dryer dengan kapasitas 20 ton per sekali naik atau per 7 sampai 8 jam atau 40 ton per hari karena sehari dua kali naik mesin giling padi kapasitas 1,5 sampai 2 ton per jam.

“Ini suatu sejarah baru, satu kemajuan di sektor pertanian pasca panen. Dengan hadirnya pabrik ini Alhamdulillah tidak seperti pabrik sawit, pabrik kilang padi modern ini Alhamdulillah nggak banyak diskusi yang negatif, rata-rata saya melihat tingkat dukungan masyarakat jauh lebih tinggi sehingga secara politis tidak ada hambatan. Artinya, bisa berjalan mulus,” katanya saat sambutan peresmian pabrik tersebut.

Disebutkan Akmal, untuk menjawab keluhan kenapa harga padi murah pasca panen, karena pemerintah mengatur harga pembelian gabah kering saat panen.

“Harga padi salah satu upaya bagaimana produk beras itu bernilai premium dengan harga lebih baik yang bisa memproduksi beras premium supaya harga gabah naik,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Abdya Nasruddin dalam laporannya menyebutkan, kilang padi modern ini dilengkapi dengan berbagai alat canggih dan modern seperti mesin pemecah kulit, mesin ayakan mesin poles mesin 1000 jari, mesin air dan timbangan elektrik.

“Jadi kalau bekerja disini cukup satu orang atau 2 orang sudah bisa mengoperasionalkan, tidak memerlukan tenaga kerja yang banyak. Mesin ini merupakan mesin gilingan padi yang dapat memproduksi beras kelas premium,” paparnya. (mat/rus).