Polisi Dalami Kasus Pembunuhan Hanafiah yang Dibuang ke Jurang dan Dibakar

Jenazah Korban Pembunuhan saat dievakuasi di RSU Muyang Kute Bener Meriah Rabu (17/2) malam.MASHURI | RAKYAT ACEH

Harianrakyataceh.com – Polres Bener Meriah hingga saat ini masih melidik dan mengejar pembunuh Hanafiah Amin R (47), warga Tunong Krueng, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan terbakar di jurang Kawasan Belang Terujak, Kampung Tembolon Kecamatan Syiah Utama, Rabu (18/2).

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK, melalui Kasubag Humas Polres Bener Meriah, Iptu Jufrizal SH kepada Rakyat Aceh Kamis (18/2) menyampaikan, bahwa petugas menduga pelaku pembunuhan lebih dari satu orang. Kasus ini masih dalam penyelidikan.

Namun sejauh ini, polisi telah mengamankan seorang terduga pelaku JN (49), warga Kabupaten Bener Meriah yang informasinya merupakan mantan residivis kasus pembunuhan di tahun 2007 lalu di Bener Meriah. ”Saat ini, kita juga sedang menyelidiki motif kasus pembunuhan ini,” ujarnya.

Pihaknya berjanji akan menyampaikan setiap perkembangan jika nanti menemukan petunjuk baru atau mengarah kepada  pelaku yang lain. Sementaraitu untuk jenah saat ini masih berada di RSU Muyang Kute Bener untuk dilakukan otopsi yang nantinya akan dilakukan tim otopsi dari Tim Laboratorium Forensik, Medan Sumatera Utara.

“ Untuk terduga pelaku yang sebelumnya ditangkap saat sedang mengendarai kendaraan mobil Panther Pick Up yang diduga milik korban di Kawasan Merie Satu Kecamatan Wih Pesam. ” Kita menduga ada pelaku lain yang terlibat dan hingga saat ini terduga pelaku belum mengakui sehingga masih terus kita lakukan pengembangan,” jelasnya.

Disebutkan, setelah tidak ada korban selama enam hari, keluarga korban akhirnya membuat laporan polisi ke Polsek Syiah Utama pada tanggal (16/2) kemarin.

Menurutnya, kasus tersebut mulai terbongkar saat diketahui terduga pelaku mendatangi rumah keluarga korban di Bener Meriah untuk meminta STNK mobil dan kunci di hari kejadian pembunuhan yang diduga dilakukan pada 11 Februari 2021 malam.

“ Korban merupakan seorang pedagang yang memiliki saudara di daerah kampung tembolon dan selalu mampir kesana ketika sudah datang ke bener meriah untuk berjualan” ungkapnya

Pihaknya juga mengakui, menemukan jenazah korban setelah mendapat petunjuk dari seorang terduga pelaku yang diamankan. “ Terduga pelaku sebelumnya sempat mengaku mengetahui jika mayat yang dibunuh tersebut ada di ada di jurang di kampung tembolon tersebut,” tegasnya.

Ia menambahkan kondisi mayat yang ditemukan sudah tidak dapat dikenali sehingga perlu dilakukan identifikasi untuk memastikan jenazah yang ditemukan merupakan Hanafiah Amin R. (uri)