Perampokan Truk, Sopir Diikat, Dipukul dan Dibuang

Sopir truk Azhar korban perampokan di kawasan Seumadam ditemukan warga di Kampung Perkebunan Upah, Kecamatan Bendahara, Atam, dengan tangan terikat dan wajah lembam bekas pukulan, Kamis (18/2). IST/RAKYAT ACEH

KUALASIMPANG (RA) – Sopir dump truk mengangkut material batu koral menjadi korban perampokan di jalan lintas Medan-Banda Aceh kawasan Desa Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta Irawan, S.IK melalui Kapolsek Kejuruan Muda, Ipda Yose Rizaldi dikonfot, Kamis (18/2) mengatakan, identitas korban Azhar (41) warga Gampong Sungai Lung, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa.

“Mata korban ditutup, tangan diikat kemudian korban dipukuli dan dibuang di areal perkebunan Upah, Kecamatan Bendahara,” terang Yose.

Dipaparkan, peristiwa perampokan terhadap sopir dump truk terjadi pada Rabu (17/2) sekitar pukul 23.15 WIB, saat korban melaju dari Pulo Tiga, Tamiang Hulu membawa muatan material koral. Dalam perjalanan menuju Kualasimpang korban disalip pengendara mobil lain di jalan lintas provinsi kawasan Seumadam, Kejuruan Muda. “Pelaku masuk ke truk lalu menyekap korban,” kata Kapolsek.

Sementara ciri-ciri tersangka perampok ini sudah diketahui aparat kepolisian yaitu berjumlah empat orang mengendarai mobil jenis Swif warna merah plat BK.
“Tersangka merampok mobil dump truk milik korban BL 8689 N. Dengan tanda di kaca depan ada tulisan “Dek ALIF”,” beber Yose.

Setelah dibegal, jelas Yose Rizaldi pada hari Kamis (18/2) pukul 01.45 WIB korban ditemukan seorang laki-laki di Kampung Kebun Opah, Kecamatan Bendahara.
“Korban ditemukan warga dengan kondisi badan terikat, mata ditutup dan banyak luka lembam dibagian wajah. Saat ini korban sudah dievakuasi ke RSUD Aceh Tamaing,” pungkas Yose. (mag-86/min)