Fadhlan Ramli Pimpin PGRI Gandapura

PGRI Gandapura, menggelar Konfercab di Aula SD Negeri 7 Gandapura, Kabupaten Bireuen, Sabtu (20/2). AKHYAR RIZKI/RAKYAT ACEH

BIREUEN (RA) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Gandapura, menggelar Konferensi cabang (Konfercab) di Aula Sekolah Dasar (SD) Negeri 7 Gandapura, Kabupaten Bireuen, Sabtu (20/2).

Kegiatan bertemakan “Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Disimplin dan Etos Kerja Untuk Penguatan Pendidikan Karakter”, berlangsung sukses dan khidmat. Seluruh perwakilan sekolah dalam Kecamatan Gandapura ikut meramaikan kegiatan ini.

Dalam Konfercab tersebut, Fadhlan Ramli, S.Pd dari SD 6 Gandapura terpilih sebagai Ketua PGRI periode 2020-2025, setelah memperoleh suara terbanyak dari delapan kandidat lain yang disahkan sebagai calon.

Selanjutnya, peserta konferensi juga memilih Zulbahri S.Pd.I dari MIN 6 Bireuen sebagai Sekretaris, dan Haslinda, S.Ag perwakilan dari SMAN 1 Gandapura sebagai Bendahara.
Plt Ketua PGRI Bireuen, Drs H Marbawi, M.Pd dalam sambutannya mengatakan, organisasi guru perlu diaktifkan, karena dengan adanya wadah pemersatu semua guru, segala urusan menyangkut guru bisa di selesaikan.

“Organisasi guru sangat penting, karena ini tempat membina persatuan dan kesatuan sehingga dunia pendidikan lebih kompak,” ujar Marbawi.

Sementara ketua PGRI Gandapura, Fadhlan Ramli, S.Pd dalam sambutannya mengajak seluruh pengurus terpilih untuk menguatkan satu sama lain dalam menjalankan estafek kepemimpinan ini.

Bekerja sama dengan tim, sebutnya, merupakan keharusan yang membuat kita semakin solid. Jika bersatu, maka akan menjadikan kita semakin kuat dan segala permasalahan yang menimpa guru di Gandapura, dapat kita selesaikan.

“Saya belum mampu memimpin organisasi sebesar PGRI, namun ini menjadi acuan Pelajaran Rumah (PR) bagi saya pribadi dalam memimpin. Beberapa program unggulan yang nantinya dianggap perlu, akan di realisasikan kembali setelah sempat vakum,” sebut guru muda berprestasi ini.

Menurut pengakuannya, langkah pertama yang akan dilakukan organisasi ini berupa mengaktifkan kembali pengutipan uang kas yang diperuntukkan untuk segala kegiatan PGRI. Selain itu, dalam waktu dekat dibuatnya AD/ART tentang kebijakan organisasi, terhadap guru yang meninggal dunia akan diberikan uang kompensasi.
Kepengurusan baru terpilih, langsung dilantik pada hari itu juga oleh Sekretaris PGRI Kabupaten Bireuen, Yusmadi, M.Pd. (akh/icm)