Puing-puing kapal penangkap ikan milik Samsuar terbakar di lokasi komplek Dermaga Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Pasie Gampong Jeumeurang, Kecamatan Kembang Tanjong. DHIAN ANNA ASMARA/RAKYAT ACEH

SIGLI (RA) – Pemilik kapal penangkap ikan (boat) Ikamania 805 GT, Samsuar menyatakan, boat yang dikelolanya itu bukan terbakar, tapi dugaan sengaja dibakar.

“Saya sudah melaporkan kasus terbakarnya kapal ikan bantuan pemerintah pusat tahun 2004 itu ke pihak Polsek Kembang Tanjong atau selepas terbakarnya boat tersebut, Kamis (18/2) sore menjelang salat Magrib.

Samsuar menyebutkan, api sangat cepat membesar dibagian belakang atau kamar awak boat. “Seperti ada barang yang mudah menjadikan api membesar dan sulit dipadamkan diletakkan dibagian punggung boat,” sebut Samsuar.

Samsuar juga menyebutkan, kapal penangkap ikan tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat bersumber dana APBN tahun 2004. Dan pada tahun 2016, kapal ikan yang dikelolanya itu mengalami kerusakan dibagian badan kapal, sehingga harus direhabilitasi berat untuk menggantikan dinding, bodi kapal.

“Selanjutnya, kapal tersebut kita tarik ke darat. Suluruh bahan untuk merehabilitasi kapal penangkap ikan tersebut sudah kita beli, tapi menjelang masa perbaikan kapal tersebut telah terbakar. “Dugaan saya, kapal yang saya kelola itu dibakar orang,” kata Samsuar, Minggu (21/2).

Menurut pengakuan Samsuar, akibat kapal yang dikelolanya itu menimbulkan kerugian sebesar Rp 700 juta lebih, karena mesin dan jaring penangkap ikan sudah lama diamankan dirumah.

Sebutnya, kapal yang sudah hangus terbakar itu panjang kapal 23 meter lebar dalam lima meter atau dengan jumlah awak kapal diperkerjakan sebanyak 35 orang.

Dalam ukuran panjang kapal seperti itu jika dibuat baru lagi menghabiskan dana sebesar Rp 700 juta, angka tersebut tidak termasuk jaring ikan dan mesin kapal.

“Saya berharap pihak kepolisian bisa mengungkapkan kasus ini atau ada pelaku yang tertangkap. Sehingga, pemilik kapal yang kapalnya berlabuh atau sedang diperbaiki di lokadi TPI Pasie Jeumeurang merasa nyaman. (mag85/bai)