RFR Rakit Senjata Api, Pernah Ditemukan Tahun 2012

Harianrakyataceh.com – Kepolisian Polres Aceh Jaya mengungkap fakta baru keterkaitan kepemilikan senjata api rakitan laras panjang yang ditemukan kala melakukan penertiban illegal maining diduga menggunakan karbon aktif, di Dusun Tunong Balee, Gampong Pantong Makmur, Kecamatan Krueng Sabee Aceh Jaya.

Kapolres Aceh Jaya, AKBP Haran Amir melalui Kasat Reskrim, AKP Miftahuda Dizha Fazeuono S.I.K, RFR (25) memang pemuda yang berprestasi, hasil penyelidikan Awal mula penemuan senjata beserta peluru ditemukan tahun 2012 di belakang rumahnya.

Dirinya mengakui, RFR (25) sangat koperatif dalam memberikan keterangan, keterkaitan senjata rakitan tersebut bermula dari pengungkapan saat tim melakukan menelusuri penertiban illegal maining.

“Rangkaian senjata rakitan tersebut ditemukan secara terpisah belum dirakit masih di dalam goni,” katanya, Senin (22/2).

Ia berharap, kedepannya bagi masyarakat yang menemukan senjata api dapat menyerahkan kepada pihak kepolisian.

Secara terpisah ketua DPRK Aceh Jaya, Muslem D, kepada Harian Rakyat Aceh, mengatakan, sejak akhir tahun 2019 telah mengesahkan Qanun Kabupaten Aceh Jaya nomor 2 Tahun 2019 tentang bantuan hukum bagi masyarakat miskin.

“Tentu bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum dapat mengajukan kepada Pemerintah Aceh Jaya sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Pemuda berprestasi yang ditangkap pihak kepolisian Polres Aceh Jaya terkait kepemilikan senjata api, maka dengan adanya persoalan tersebut memang menunggu proses hukum yang berjalan, mari bersama-sama untuk menunggu hasil proses penyelidikan pihak kepolisian Polres Aceh Jaya.

Sebagaimana informasi yang tersebar telah diamankan sejumlah alat bukti, tentu selain telah diamankan sepucuk senjata rakikan laras panjang, dua butir peluru, juga ditemukan senjata tajam (sajam) yang telah diamankan pihak Kepolisian. (hen/rus).