Kasat Reskrim Polres Bener Meriah, Iptu Rifki Muslim.

REDELONG (RA) – Setelah melakukan perburuan, Polres Bener Meriah kembali berhasil menangkap seorang terduga pelaku berinisial Ab, warga Kota Langsa yang sebelumnya diduga melarikan diri ke Kabupaten Aceh Tamiang.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK, melalui Kasat Reskrim Polres Bener Meriah Iptu Rifki Muslim menyampaikan sudah dua tersangka yang ditangkap Polres Bener Meriah terkait kasus pembunuhan Hanafiah Amin, yang sebelumnya dibakar dan dibuang ke jurang di kawasan Kampung Tembolon, Kecamatan Syiah Utama, pada 11 Februari 2021 lalu.

Tersangka kedua Ab diduga ikut terlibat melakukan pembunuhan sehingga dilakukan pencarian dan ditangkap di wilayah Hukum Polres Tamiang, Kuala Simpang kemarin. “Saat terduga pelaku tersebut dalam perjalan menuju Kabupaten Bener Meriah,” ujarnya.

Selain kedua tersangka pihaknya juga mengaku masih melakukan pemeriksaan terhadap dua orang perempuan yang sebelumnya berada di lokasi kejadian saat peristiwa pembunuhan. “Kedua perempuan tersebut masih berstatus saksi, sebab saat pembunuhan pada malam hari itu mereka berada di gubuk dan eksekusi dilakukan diluar gubuk,” ungkapnya.

Adapun motif terduga pelaku pembunuhan, katanya, untuk menguasai harta benda yang ada pada korban seperti halnya mobil dan uang diperkirakan Rp 30 juta, yang dibawa korban untuk berbelanja rempah-rempah di Kampung Tembolon.

Menurutnya, korban merupakan seorang pedagang dan dua hari sebelum kejadian kedua terduga pelaku dan dua orang saksi sempat numpang di mobil pick up yang digunakan korban saat menuju Kampung Tembolon. “Saat itu tersangka JM duduk di depan mobil bersama korban sementara tiga orang lainya duduk di bagian belakang,” ungkapnya.

Kasat Reskrim mengatakan, saat dalam perjalan, korban juga sempat menanyakan dua orang saksi yang ikut bersama kedua terduga pelaku. “Kedua saksi tersebut baru pertama kali datang ke Bener Meriah setelah dijanjikan pekerjaan oleh terduga pelaku JM dengan gaji Rp 5 Juta perbulan,” terangnya.

Hingga saat ini sebutnya terduga pelaku JM tidak mengakui telah melakukan pembakaran terhadap korban dan ia mengaku hanya membunuh korban dengan memukul dengan benda tumpul di bagian kepala belakang korban. (uri/bai)