Rakyat Aceh

KUTACANE (RA) – Tiga tahanan Polres Aceh Tenggara yang melarikan, dari Sel tahanan Polres setempat, masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), Senin (22/2).

Ketiga tahanan tersebut yaitu, Saharudin Sekedang Alias Bembeng, asal Desa Bambel, Kecamatan Bambel, tesandung kasus pencurian. Subandi Arifin alias Pati warga Desa Kubu, Kecamatan Lawe Alas, terlibat kasus Narkoba dan Candi Miranda alias Candi, warga Desa Biak Muli, Kecamatan Bambel, bersangkutan juga terlibat kasus narkoba.

Sementara Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Eko Sulistyo melalui Kasat Narkoba IPTU Sabrianda mengatakan, larinya para tahanan dari Polres Aceh Tenggara terjadi Sabtu (13/2) lalu.

“Jumlah semua yang lari 11 orang tahanan, belakangan 5 orang telah menyerahkan diri, dan 3 orang berhasil ditangkap anggota di sejumlah lokasi,” kata Sabrianda, kepada Rakyat Aceh, Senin (22/2).

Dikatakan, lima yang menyerahkan diri yakni RHB kasus pencurian, kemudian Sah, Sub, MN dan IR, keempatnya ditahan atas keterlibatan kasus narkoba.

Adapun berhasil ditangkap, DS alias Farel kasus Narkoba, begitu juga IR Narkoba, dan PZ yang ditahan karena pencurian.

“Bagi warga yang melihat maupun bila mengetahui keberadaan para tersangka yang melarikan diri dari Tahanan Polres Aceh Tenggara segera menghubungi nomor kontak yang tertera Kasat Reskrim (0812 6936 8801) Kasat Narkoba ( 0813 7583 4883) atapun Kasat Intel ( 0852 9756 0019),” pungkas Sabrianda. (val/min)