Kelompok Tani PPM Panen Perdana Tembakau White Barley

Sekda dan unsur forkopimda melaksanakan panen perdana tembakau white barley di Kampung Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Senin (22/2). MASHURI/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Kelompok tani Hamparan Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Bener Meriah melaksanakan panen perdana tembakau white barley di Kampung Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Senin (22/2).

Ketua Kelompok PPM, Iwan Kurnia menyampaikan, penanaman tembakau ini dilakukan oleh gabungan kelompok tani yang saat ini sudah mencapai 60 hektar di wilayah Kecamatan Pintu Rime Gayo.

Menurutnya, ide penanaman tembakau white barley ini berawal dari tingginya permintaan tembakau saat ini, sehingga hadirnya keinginan untuk mengembangkan potensi tembakau tersebut yang dulunya pernah menjadi salah satu hasil bumi andalan dataran tinggi Gayo.

Iwan Kurnia menambahkan berbeda dengan jenis tembakau lainya yang hanya menghasilkan 1-3 kg tembakau, jenis white barley mampu menghasilkan produksi 3 kg sampai 6 kg per batang sehingga sangat menguntungkan petani.

Iwan Kurnia, juga berharap dukungan dan bimbingan dari Pemkab Bener Meriah dalam upaya pengembangan pertanian tembakau serta pemasarannya ke depan, sebab ia berkeyakinan pertanian tembakau ini bisa menjadi salah satu komoditi andalan bagi petani di Bener Meriah.

Sekda, Haili Yoga, saat membuka acara tersebut menyampaikan sangat mengapresiasi kelompok tani Hamparan Pemuda Panca Marga atas upaya pengembangan tembakau white barley di Kabupaten Bener Meriah.

Menurutnya, dengan adanya kelompok tani yang mengembangkan komoditas tembakau akan tentu akan membawa nama Bener Meriah sebagai daerah penghasil tembakau selain komoditi kopi yang sudah dikenal dunia.

Ia menambahkan, semakin banyak komoditi pertanian dan perkebunan yang dihasilkan tentu akan membawa dampak ekonomi yang besar bagi kesejahteraan masyarakat. “Selain kopi sebagai andalan utama kita, kita juga perlu mendukung pengembangan komoditi lainnya seperti pengembangan pisang cavendish dan tembakau,” tegasnya. (uri/bai)