Tim Labfor Otopsi Jenazah Pedagang Rempah

Tim forensik dari Labfor Sumatera Utara melakukan otopsi jenazah korban Pembunuhan di Kampung Tembolon Kecamatan Syiah Utama di ruang jenazah RSU Muyang Kute Bener Meriah, Rabu (24/2). MASHURI/RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Tim forensik dari Labfor Sumatera Utara melakukan otopsi jenazah korban pembunuhan di Kampung Tembolon yang disimpan di ruang jenazah RSU Muyang Kute Bener Meriah, Rabu (24/2).

Seperti diberitakan sebelumnya, jenazah yang diduga merupakan Hanafiah Amin R (47) warga Kabupaten Aceh Utara yang berprofesi sebagai pedagang rempah-rempah di Bener Meriah ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan dan terbakar di jurang kawasan dusun Belang Terujak Kampung Tembolon, Selasa (17/2) lalu.

Hingga saat ini penyidik Polres Bener Meriah juga telah menetapkan dua orang tersangka yang diduga menjadi pelaku yakni JM (49) alias UP warga Bener Meriah dan AB (40) alias K yang merupakan warga Langsa.

Tidak hanya itu, Polres Bener Meriah juga masih melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi perempuan yang diduga kuat berada di lokasi kejadian saat peristiwa pembunuhan tersebut berlangsung pada malam (11/2) lalu.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK melalui Kasubag Humas Iptu Jufrizal SH menyampaikan, Satreskrim Polres Bener Meriah Tim forensik dari Labfor Sumatera Utara didatangkan untuk melakukan otopsi jenazah yang menjadi korban pembunuhan.

Disebutkanya, tim yang dipimpin dr Agustinus Sitepu Mked (For) dan empat orang anggotanya antara dr Edwin P Lubis, dr Amalan Surya Htb, dr Marissa dan seorang teknisi Syakris langsung mengambil sampel untuk dibawa ke lab.

Pihak Penyidik Polres Bener Meriah melalui tim labfor Katanya juga telah mengambil sampel DNA dari anak korban untuk dicocokkan dengan DNA korban guna memastikan bahwa mayat tersebut merupakan Hanafiah yang menjadi korban pembunuhan.

dr Agustinus Sitepu Mked (For) menyampaikan, kondisi mayat sudah dalam kondisi proses pembusukan lanjut sehingga beberapa bagian tubuh sudah tidak utuh. “Kami juga menjumpai beberapa tanda yang menyebabkan kematin yang akan kami sampaikan kepada pihak kepolisian,” ungkapnya. (uri/bai)