Maling Gasak Sepeda Motor Kontraktor

Lokasi hilangnya sepeda motor Janis Supra Fit milik seorang kontraktor yang digasak maling di siang bolong, Minggu (28/2). DEDE/RAKYAT ACEH

KUALA SIMPANG (RA)- Kawanan maling berhasil menggasak sepeda motor jenis Honda Supra Fit milik seorang kontraktor yang diparkir di halaman belakang warung kopi Haji Tono, di jalan lintas dua jalur, Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.

Aksi curanmor itu terjadi tepatnya di Gang Pang Ali pada Jumat (26/2) sore ba’da Ashar.
“Menjelang magrib pemilik Honda bernama Pak Tarigan kontraktor datang ke warung cari sepeda motornya , kami kira sudah diambil dia waktu Salat Ashar tadi. Hilang lah berarti,” kata Haji Tono, pemilik warung kepada Rakyat Aceh, Minggu (28/2).

Sebelum sepeda motor Supra Fit warna hitam itu lewung, tutur Haji Tono ada dua orang pria tak dikenal (OTK) mampir di warkopnya. Meski warung Haji Tono sudah ditutup mereka masih duduk berlama-lama dan sempat tiduran di balai kedai tersebut.

“Saya mencurigai dua orang itu, satu baju hitam pakai gelang rantai putih di tangan kiri dan satu lagi pakai baju putih. Sempat saya tanya dia lagi nunggu kawannya mengurus KTP di Kantor Capil. Padahal hari sudah sore, pegawai pasti sudah pada pulang,” sebut Tono.

Kecurigaan keluarga Haji Tono semakin bertambah manakala pria itu mengaku tinggal di Bayeun Sungai Raya, namun mengurus kartu penduduk di Aceh Tamiang.

“Saat ditanya lagi dia bilang dari Upah, Karang Baru, yang tadi pagi makan lontong di warung,” timpal Bu Atik istri Haji Tono menirukan perkataan OTK tersebut.

Ternyata tanpa disadari pencuri yang sudah ditandai ciri-cirinya ini juga nyaris menggondol sepeda motor punya Haji Tono yang diparkir di teras ruko dengan cara membobol penutup kunci kontak menggunakan kunci T. Beruntung sepeda motor matic Haji Tono menggunakan kunci ganda sehingga kawanan maling gagal melancarkan aksinya.

“Saya baru tahu waktu akan Salat Isa di Masjid. Saya lihat lampu sepeda motor kok hidup aja, rupanya rumah kunci sudah dirusak. Untung cakramnya saya gembok kalau tidak pasti Vario ini yang dipilihnya,” ungkap Haji Tono.

Dua orang mencurigakan itu juga sempat dilihat oleh warga setempat, Ratih. Mereka duduk berjam-jam seperti menunggu seseorang. Matanya liar memperhatikan orang yang melintas. Ratih juga melihat ada sepeda motor beserta helm warna hitam di samping orang itu duduk.

“Saya pikir itu sepeda motor mereka, jadi tidak begitu perhatian. Tapi waktu sepeda motornya tidak ada ditempat kok helmnya ditinggal,” kata Ratih heran. (mag86/bai)