Tahanan Rutan Takengon Kabur Pakai Sarung

Anggota Rutan Kelas II B Takengon melihat sudut bangunan lokasi pelarian tahanan narkoba mengunakan kain sarung yang diikat ke bagian bangunan, Selasa (2/3). (Jurnalisa/rakyat aceh)

TAKENGON (RA) – Seorang tahanan bernama Budiara (36) dilaporkan kabur dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Takengon. Budiara melarikan diri lewat dinding beton berduri menggunakan kain sarung sebagai alat untuk memanjat.

Plt Kepala Rutan Takengon, Husni mengatakan, Budiara kabur Selasa pagi (2/3), sempat dilakukan pengejaran oleh petugas, namun kalah cepat dengan tahanan.

“Dia kabur dengan cara memanjat, sempat dikejar oleh petugas, tapi kalah cepat sampai dia loncat keluar, saya juga sempat mengejar ke semak semak,” kata Husni.

Sampai saat ini kata Husni, tahanan tersebut sedang dalam pengejaran petugas kepolisian. Dia juga berharap yang bersangkutan segera menyerahkan diri atau bisa menghubungi petugas Rutan Takengon untuk dilakukan penjemputan.

“Kami juga meminta kerjasama pihak keluarga yang bersangkutan, jika pulang kerumah antar kembali ke Rutan,” pinta Husni sembari meminta peran serta masyarakat untuk melakukan penangkapan.

Pihak Rutan telah memastikan, tahanan yang kabur hanya seorang diri. Ditanya tentang problem yang dialami yang bersangkutan, Husni mengaku tidak ada masalah.

“Kita tidak tau masalah dia diluar, kalau didalam saya rasa tidak ada masalah,” timpal Husni. Ia juga menyebut, Budiara terjerat kasus Narkoba, ia divonis hukuman penjara selama enam tahun dan telah menjalani hukuman dua tahun lima bulan. (jur/min)