Rp10 Juta untuk Tangkap Napi Kabur Rutan Takengon

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Aceh Tengah Sugiono saat menunjukan jalur pelarian napi melalui plafon yang ada di dalam kamar tahanan. Jurnalisa/Rakyat Aceh

TAKENGON (RA) – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Takengon menyiapkan Rp 10 juta untuk menangkap Budiara (36) narapidana yang kabur lewat dinding beton.
Plt Kepala Rutan Takengon Husni mengaku, hingga saat ini Napi terjerat kasus Narkoba itu belum ditemukan, bahkan pihaknya terus melakukan penyisiran bersama pihak Kepolisian setempat dibeberapa lokasi.

Bahkan, Husni telah menyiapkan dana segar senilai, Rp10 juta bagi siapapun yang menangkap Budiara serta membawanya kembali ke Rumah Tahanan.

Uang sebesar itu diketahui adalah uang pribadi Plt Kepala Rutan Kelas II B Takengon. “Kita sudah kirim ke Medos sejenis Sayembara, siapa yang bisa membawa Budiara kembali ke Rutan akan mendapat imbalan Rp10 juta Cash,” kata Husni kepada media, (3/3).
“Semoga petugas dan masyarakat bisa membantu untuk menangkap kembali buronan yang kabur tersebut,” timpal Husni.

Begitupun kata dia, pihak keluarga diminta bersinergi dengan pihak Rutan. “Jika Budiara kembali ke rumah, pihak keluarga kami minta membawanya kembali ke Rutan,” harap Husni.

Diketahui, Budiara berhasil kabur dengan meloncat dinding rutan menggunakan alat bantu kain sarung yang diikat. Sebelum meloncat, petugas sempat melihat yang bersangkutan berupaya untuk meloloskan diri, namun petugas kalah cepat dengan kelihaian Budiara. Kejadian itu dilaporkan terjadi Selasa kemarin (2/3) sekira pukul 04.00 WIB.
Budiara divonis selama enam tahun dan telah menjalani hukuman dua tahun lima bulan. (jur/min)