Usai Pembukaan TMMD, KemanunggalanTNI dengan Warga di Lokasi Kian Nampak

BIREUEN (RA) – Komandan Kodim 0111/ Letkol Inf Zainal Abidin Rambe, S.Sos bersama Bupati Bireuen, Muzakkar A. Gani SH, M.Si menggelar acara penandatangan dan penyerahan berita acara serah terima program TMMD Ke-110 tahun 2021 Kodim 0111/Bireuen secara sederhana mengingat masa pandemi covid-19.

Pembukaan berlangsung di Halaman Pendopo Bupati Bireuen, Desa Bandar Bireuen, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Selasa (2/3) lalu.

Kegiatan tidak melibatkan banyak orang, ini di lakukan sesuai instruksi dari pimpinan TNI AD yang tertuang dalam surat telegram menyatakan bahwa penyelenggaraan penandatanganan dan penyerahan berita acara serah terima pelaksanaan program TMMD Reg ke-110 kepada Dansatgas TMMD dan penandatanganan hasil pelaksanaan bertempat di Makodim atau Kantor Bupati, guna menghindari resiko penularan infeksi Corona Virus (Covid-19).

“Kesederhanaan ini juga dilakukan sebagai bagian dari upaya TNI untuk mengajak masyarakat di Bireuen untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyebaran Covid 19,” ujar Letkol Inf Zainal Abidin Rambe, S.Sos selaku Dansatgas TMMD ke 110.

Meskipun upacara pembukaan hanya digelar secara sederhana, namun Dansatgas memastikan bahwa kegiatan TMMD tetap berjalan sesuai jadwal.

“Yang kami batalkan hanya upacara pembukaannya saja, untuk kegiatan TMMD sendiri akan tetap berjalan selama satu bulan kedepan,” sebut Dandim Bireuen ini.

Setelah upacara usai, para satgas langsung menuju ke lokasi pengabdian di Desa Alue Limeng, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen.

Amatan awak media center hingga Kamis (4/2), keakraban anggota Satgas TMMD bersama masyarakat kian nampak. Walaupun disibukkan dengan pengerjaan program TMMD, anak-anak di daerah tersebut kegirangan bersama para satgas.

Untuk menciptakan indahnya kebersamaan dalam membangun kebhinnekaan yang di awali sejak dini. Di situ terlihat keakraban antara anggota Satgas TMMD dengan anak-anak yang selalu bersenda gurau bersama.

Raut wajah kegembiraan tampak terlihat pada anak-anak yang seolah-olah tidak mau lepas dari anggota Satgas TMMD.

Ini membuktikan bahwa TNI selalu dekat dengan semua kalangan masyarakat termasuk anak-anak dan selalu menyatu dengan rakyat, sesuai jati diri TNI sebagai tentara rakyat yang berjuang untuk kepentingan rakyat.

Gotong-royong membangun badan jalan penghubung antar desa yang menjadi program unggulan TMMD ke 110 di daerah tersebut terus di kerjakan. Satgas selalu melakukan kegiatan dengan sistem gotong royong bersama warga.

Pasiter Kodim Bireuen, Kapten Inf Yusri menjelaskan, badan jalan yang dibangun pihaknya ditargetkan bisa selesai sebelum 30 Maret 2021.

Inilah bentuk kepedulian TNI bersama warga untuk sama-sama bergotong royong, sehingga bisa cepat menikmati jalan TMMD yang dibangun.

Dengan semangat kegotong-royongan tersebut, diharapkan sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan TMMD akan terlaksana, yaitu target pembangunan selesai dan kemanunggalan TNI dan rakyat juga terwujud.

Demikian pula kemanunggalan TNI dengan masyarakat di lokasi pengabdian sudah menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari.

“Terlihat ada semangat kebersamaan saling membantu, saling bahu membahu dan membuat pekerjaan di lokasi TMMD menjadi ringan,” ujar Inf Yusri. (akh)