Hutan Silih Nara Terbakar

Hutan di Desa Alur Kumer, Kecamatan Silih Nara, terbakar karena pembukaan lahan kebun oleh warga setempat, api sempat dipadamkan hingga tidak merembet ke lokasi lain. IST/RAKYAT ACEH

TAKENGON (RA) – Kebakaran hutan dan lahan terus terjadi, setidaknya diawal tahun 2021 di Wilayah Provinsi Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tengah. Bencana alam dari ulah manusia yang tak bertanggung jawab dengan berbagai tujuan, mengakibatkan kabut asap tebal dan merusak kelestarian alam.

Komandan Kodim (Dandim) 0106/Aceh Tengah Letkol Inf Teddy Sofyan, Kamis (4/3) mengatakan, seringnya terjadi kebakaran hutan dan lahan karena kurangnya kesadaran manusia yang mementingkan diri sendiri.

Hal itu dikatakan Dandim saat dikonfirmasi menjelasan terkait kebakaran lahan yang terjadi, di Desa Arul Kumer, Kecamatan Silihnara, Kabupaten Aceh Tengah, Selasa 2 Maret 2021 lalu.

Sigapnya tim gabungan dari personel TNI Kodim 0106/Aceh Tengah, Polres, Polhut dan masyarakat setempat sehingga titik api dapat cepat dipadamkan. Diperkirakan luas lahan yang terbakar di satu titik mencapai 0.5 hektar dan diperkirakan karena pembukaan kebun warga dengan cara membakar rerumputan.

Lokasi tempat terjadinya kebakaran tersebut berjarak sekitar 10 km dari pemukiman penduduk dan harus ditempuh dengan sepeda motor, ditambah lagi bahwa jalur tersebut jurang dan terjal sehingga menyulitkan penggunaan mobil pemadam kebakaran. Angin yang bertiup kencang juga membuat api semakin membesar dan merambat luas menyebar ke daerah tersebut.

Dandim mengungkapkan, upaya yang dilakukan, seperti koordinasi TNI-Polri bersinergi ke desa untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa membakar hutan dapat mengakibatkan kerugian besar. Tentunya diperlukan kesadaran dengan tidak membakar lahan, baik saat membuka kebun maupun tujuan lainnya. (jur/bai)