Minyak Kapal Tanker Pertamina Dicuri

Pelabuhan Depot Pertamina Regional II di Lhokseumawe. Foto diabadikan, Kamis (4/3) terlihat dua kapal bersandar. Satu diantaranya milik Pertamin yang ditengari sempat terjadi pencurian minyak. IDRIS BENDUNG-RAKYAT ACEH

LHOKSEUMAWE (RA) – Suara tembakan sempat terdengar memecahkan kesunyian malam di kawasan dermaga Pertamina Regional II, Gampong Hagu Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, sehari lalu.

Informasi berkembang di masyarakat, diduga terjadi aksi pencurian minyak yang dilakukan oleh beberapa orang di kapal tanker milik Pertamina yang sedang berlabuh.

Sampai-sampai HS seorang disebut meninggal dunia karena loncat dari kapal ketika mencoba melarikan diri saat adanya pengrebekan oleh anggota Polres Lhokseumawe. HS tenggelam dan ditemukan mayatnya pukul 15.11. Ya, sekitar dermaga pelabuhan Pertamina setelah beberapa jam kemudian.

Sayangnya, beberapa unsur petinggi di Depot Pertamina Regional II Lhokseumawe, yang dikonfirmasi ulang, semua mengaku tak memiliki wewenang memberikan penjelasan. Baik itu bagian Humas, Suhendra maupun wakil Depot Aidil. “Tolong langsung sama pak Bunair pimpinan kita,” kata Aidil ketika dihubungi via telepon.

Terkesan ingin menutup informasi juga terlihat saat pimpinan Depot Pertamina Regional II Lhokseumawe, Bunair yang berulang kali dikontak tak menjawab. Pesan pun tak dibalas.
Hanya saja, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto kepada Rakyat Aceh, pukul 14 05 WIB menyebutkan peristiwa yang sempat menjadi bahan pembicaraan masyarakat dan sejumlah pemburu berita tersebut sedang didalami. “ Masih didalami,” jawab Kapolres.

Sekedar informasi penyergapan, sekira Rabu menjelang subuh atau pukul 03.10 WIB, terjadi pengendapan untuk mengendus laporan adanya dugaan pencurian minyak di kapal tanker yang bersandar atau sekitar 200 meter dari bibir pantai.

Suara tembakan ke udara disinilah berawal terdengar agar pelaku tidak melarikan diri. Hanya saja, seorag yang mencoba melarikan diri dengan jalan mencebur ke laut. Tapi, tak kunjung timbul. Akhirnya pukul 15.22 WIB baru ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi.

Bukan Kapal Tanker Pertamina
Setelah beberapa kali dihubungi, akhirnya kepala depot Pertamina Regional II Lhokseumawe, Bunair, angkat bicara saat dikonfirmasi terkait dugaan terjadi pencurian minyak milik pertamina yang diangkut sebuah kapal tanker.
Menurut Bunair kapal tersebut bukan milik perusahaan plat merah. Tetapi kapal kontak yang sedang berlabuh ditengah laut.
“Kapal kontrak COA bukan kapal milik pertamina,” jawab Bunair melalui WhatsApp, sekira pukul 15.55 WIB.
Lebih lanjut dikatakan, permasalahnya sedang ditangani oleh pihak yang berwajib. “Nama kapal MT Garuda Asia,” kata Bunair. (ung/min)

Pelabuhan Depot Pertamina Regional II di Lhokseumawe. Foto diabadikan, Kamis (4/3) terlihat dua kapal bersandar. Satu diantaranya milik Pertamin yang ditengari sempat terjadi pencurian minyak. IDRIS BENDUNG-RAKYAT ACEH