Surat ditujukan kepada Presiden Joko Widodo

Harianrakyataceh.com – Ketua YARA, Safaruddin yang juga pengacara dari Alm Syarifuddin yang meninggal di RSU Cilacap pada Sabtu (6/3) malam, mengucapkan terimakasih atas bantuan semua pihak yang telah membantu pemulangan jenazah dua warga Aceh yang sempat tertahan di RSU Cilacap.

Jenazah malam ini diberangkatkan ke Aceh pada alamat masing-masing, proses ini di kawal langsung oleh Direktur Investigasi dan Inteligen YARA, Basri di RSU Cilacap.

“Alhamdulillah kedua Jenazah warga Aceh telah di berangkatkan malam ini, saya di kabarkan langsung oleh Kadiv PAS Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah Pak Meurah Budiman tadi jam 21.30” terang Safar.

Pemulangan kedua jenazah sebelumnya terkendala karena tidak ada anggaran dari Kementerian hukum dan HAM untuk pemulangan Jenazah warga binaan yang meninggal dunia. Pengacara Syarifuddin dari YARA kemudian menghubungi beberapa pihak terkait guna membantu pemulangan jenazah tersebut.

Safaruddin menyampaikan permasalahan ini kepada Ketua Forbes DPR/DPD RI Nasir Djamil yang kemudian mengkomunikasikan dengan pengurus Persaudaraan Aceh Serantau ( PAS) di Jakarta dan akhirnya seluruh biaya di tanggulangi oleh PAS dan malam ini telah di berangkatkan ke kediaman asalnya masing-masing.

“Atas nama keluarga saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah ini, terutama pak Nasir Djamil, pengurus Persaudaraan Aceh Serantau (PAS), pak Meurah Budiman Kadiv PAS dan dr Sudiro yang mengurus teknis di RSU Cilacap semoga hal seperti ini kedepannya menjadi masukan kepada Kemenkumham agar di sediakan anggaran pemulangan warga binaan baik itu pulang dalam keadaan hidup ataupun meninggal, dan negara bertanggung jawab terhadap hak warga negaranya”, tutup Safar. (ra)