BKSDA Kembalikan Gajah Liar ke Habitat

Tim gabungan bersama gajah jinak CRU DAS Peusangan yang akan mencari gajah liar untuk bisa dikembalikan ke habitatnya, Minggu (7/3). mashuri/rakyat aceh

REDELONG (RA) – Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Aceh dan tim gabungan akan membius gajah liar yang berada di permukiman warga untuk dikembalikan ke habitatnya.

Kepala CRU DAS Pesangan, Syahrul Rizal, kepada Rakyat Aceh Minggu (7/3) menyebutkan, Tim gabungan terdiri dari BKSDA, Dinas DLHK, PKSL Tim 8 serta Muspika Kecamatan kini sedang melakukan pencarian beberapa ekor gajah liar.

Berdasarkan informasi masyarakat, berada di dekat permukiman warga Kampung Jelobok Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah.

Menurutnya, BKSDA Aceh juga menurunkan tiga ekor gajah jantan untuk melakukan penggiringan guna memudahkan tim membius gajah tersebut. ”Kita masih melakukan pencarian dan hingga saat ini belum ada gajah yang kita tangkap dan akan kita cari trus,” ungkapnya.

Syahrul menambahkan, saat ini masih melakukan pencarian terhadap satu ekor gajah liar betina yang berada di Trans 1 Kampung Jelobok . “Kita juga sudah melihat ada dua ekor gajah di Kampung Negeri Antara, sementara 3 ekor gajah gajah dilaporkan masyarakat Kampung Tran 1 masih dilakukan pencarian,” ujarnya.

Syahrul menjelaskan, gajah liar yang dibius akan dipindahkan dari pemukiman warga mengunakan truk untuk dikembalikan ke habitatnya di luar bariel yang sudah digali. “Proses pemindahan ini akan terus kita lakukan secara bertahap” tegas Sahrul.

Sementara Danramil 04/Pintu Rime Gayo, Kodim 0119/BM Kapten Czi Aep Mukhran Halid memperkirakan, 3 ekor gajah di kampong trans 1 jelobok tersebut sudah lama berkeliaran di pemukiman warga.

ia menambahkan, gajah liar tersebut akan ditembak mengunakan senjata khusus pembiusan. “ rencananya, setelah di bius gajah liar tersebut akan digiring ke pinggir jalan untuk dinaikkan ke dalam truk khusus guna mempermudah evakuasi. (uri/min)