Mantan Anggota DPRK Bercita cita SMK Labar Berjaya

Mantan Anggota DPRK Bercita cita SMK Labar Berjaya

TAPAKTUAN (RA) – Di usia yang tidak muda lagi, ada harapan besar diharapkan dalam memajukan mutu pendidikan dan mengurangi pengangguran generasi muda khususnya di Labuhan Haji Barat. Saat ini, dengan kegigihannya Azmir, SH, dipercayakan sebagai Ketua Yayasan Jabal Nur Pasha.

Bahkan baru baru ini mendapat hibah tanah 1 hektar lebih untuk pembangunan SMK untuk diperluas di Gampong Kuta Trieng, Dusun Krung Baru, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Aceh Selatan. Azmir, pernah menjabat 10 tahun sebagai Anggota DPRK Aceh Selatan.

“Saat ini di SMk sudah ada siswa leting pertama sebanyak 31 orang,” jelas Azmir, Minggu (7/3), saat dihubungi Rakyat Aceh.

Jurusan yang dibuka, ada dua yaitu mesin (roda dua dan roda empat) dan Tata Busana. Apalagi, sekolah di SMk dengan orientasinya bisa langsung kerja setelah menamatkan di sekolah bagi yang tidak melanjutkan kuliah.

“Lokasi kita ambil setelah mendapat pandangan dalam musyawarah bersama orang tua gampong dan tokoh masyarakat Labar, tentu tempat atau lokasi sekolah di ujung batas kecamatan Labar,” jelasnya.

Dikatakan, dengan lokasi sekolah itu, murid muridnya bisa dari Blangkeujren, Pantan Pawoh, Blang Poroh maupun dari desa tetangga yang tidak jauh dari sekolah tersebut.
“Beberapa bulan lalu say sudah sampaikan kepada pak bupati dan Dinas pendidikan setempat, SMK akan kita hibahkan ke pemkab Aceh Selatan,” jelasnya.

Kata Azmir, walaupun dipercayakan sebagai Ketua Yayasan, namun, setelah lengkap izin operasional sekolah bisa di serahkan kepada pemkab Aceh Selatan.

“Semoga izin operasional cepat keluar dari Dinas Pendidikan Aceh,” ungkapnya.
Lokasi atau lahan pembangunan SMK tersebut, berasal dari keluarga besarnya sendiri. Namun untuk pendidikan dan generasi cerdas tidak melihat asal tanah tersebut.

Ia berharap, setelah keluar izin operasional dan dihibahkan ke pemkab sehingga SMK tersebut bisa di negerikan.

Dikatakan, saat ini di Labuhanhaji dan di Labuhanhaji Timur sudah memiliki SMK, tentu dengan bertambahnya SMK di Labuhanhaji Barat, memiliki jurusan yang berbeda.
“Jadi, kita punya rayon sendiri,” ungkapnya.

Menurutnya, keinginan untuk mendirikan SMK di Labar karena MAS maupun SMA yang ada di Labar tidak bisa menampung siswa lagi.

Kata Azmir, dengan pembangunan SMK Labar di Kuta Trieng dapat menghindari siswa di Labar sekolah ke Lembah Sabil, yang masuk ke Kabupaten Abdya.
“Selama ini saya merasakan sendiri banyak anak anak kita sekolah ke Lembah Sabil, Abdya,” tutupnya.

Ia berharap, pembangunan SMK di Labar bukan untuk mengurangi siswa yang masuk ke SMA maupun ke MAS, akan tetapi lebih banyak rumah sekolah lebih bagus. (rus).