PGRI Cabang Langsa Kota Prihatin Guru PAI Tak Masuk Rekrutmen PPPK

Harianrakyataceh.com – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Langsa Kota, mengaku prihatin lantaran tidak tersedianya formasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Kontrak Kerja (PPPK).
Hal tersebut disampaikan Ketua PGRI Cabang Langsa Kota, Lumibra Butar-Butar, S.Pd.I, menyikapi rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merekrut sebanyak satu juta orang tenaga PPPK.
“Guru PAI honorer di sekolah juga sama dengan guru bidang studi honorer lainnya,  mereka guru PAI melaksanakan tugas sesuai tanggung jawabnya. Namun mengapa dalam hal perekrutan tenaga PPPK tidak dimasukkan formasi Guru PAI,” kata Lumibra di Langsa, Rabu (10/3).
Menurutnya, tidak masuknya guru PAI dalam formasi PPPK, akan menimbulkan multitafsir dikalangan guru. Sehingga guru PAI merasa terzolimi dengan kebijakan tersebut.
Lumibra menyesalkan pemerintah seakan tidak memikirkan efek dari kebijakan dimaksud. karena akan memberikan dampak negatif dan terasa ada perbedaan antara guru bidang studi lain dengan guru PAI itu sendiri.
“Efek kebijakan ini tidak menutup kemungkinan guru PAI honorer diberbagai daerah akan melakukan mogok mengajar secara massal,” sesal Lumibra.
Ia berharap, pemerintah dalam hal ini Kemendikbud memberikan formasi yang proporsional untuk guru PAI, dalam perekrutan tenaga PPPK.
Sebab pihaknya yakin bahwa banyak guru PAI honorer yang sudah mengabdi belasan hingga puluhan tahun di sekolah dan hanya menerima honor ala kadarnya.
“Mohon diperhatikan hal ini. Pak Menteri dan jajaran terkait lain, kiranya bisa mengkaji kembali kebijakan dimaksud,” pinta Lumibra Butar-Butar. (put)