Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menerima suntikan Vaksin Covid-19 Tahap 2, di RSUDZA, Banda Aceh, Jumat (29/1). (HUMAS PEMERINTAH ACEH)

HARIANRAKYATACEH.COM – Gubernur Aceh mengapresiasi segenap lapisan masyarakat yang terus berupaya menekan kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), sehingga terkendali dan mendapat penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB). Sementara itu, 19 kasus baru dilaporkan positif Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media massa di Banda Aceh, Kamis (11/3/2021).

“Pemerintah Aceh dinilai sukses menangani bencana non alam Covid-19,” tutur Juru Bicara yang disapa SAG itu.

Ia menjelaskan, Kepala BNPB Nasional, Letjend TNI Doni Monardo menyerahkan penghargaan itu kepada Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah, MT pada Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana 2021 yang digelar secara virtual, Rabu (10/3/2021).

SAG mengatakan, Pak Nova menilai penghargaan itu untuk masyarakat Aceh. Covid-19 terkendali berkat doa dan kerja sinergis segenap unsur pemerintahan, Forkopimda, Majelis Permusyawaratan Ulama, pemerintahan kabupaten/kota, oraganisasi kemasyarakatan, dan masyarakat sendiri.

Penilaian itu, lanjut SAG, memiliki basis data yang kuat. Semakin patuh masyarakat pada protokol kesehatan (Protkes),  penanganan pandemi kian baik. Kasus Covid-19 sangat terkendali sepanjang tahun 2021. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kepatuhan masyarakat pada Protkes. Korelasinya dapat dilihat dari hasil pemantauan Satgas Covid-19 Nasional di Aceh.

Pada akhir tahun lalu, tingkat kepatuhan memakai masker baru sekitar 49,10 persen dan kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan sekitar 40,95 persen. Tingkat kepatuhan meningkat tajam pada awal tahun 2021. Tingkat pemakaian masker sudah mencapai 75,94% dan menjaga jarak sekitar 83,18 persen.

Hasil pemantauan terakhir, per 7 Maret 2021, tingkat kepatuhan memakai masker  relatif stabil pada angka 75,91 persen. Sedangkan tingkat kepatuhan menjaga jarak juga stabil pada angka 82,67 persen.

“Kepatuhan pada Protkes sangat menentukan keberhasilan kita semua melawan virus corona di Aceh,” ujar SAG.

*Kasus akumulatif*

Selanjutnya, seperti biasa, SAG mengabarkan perkembangan terakhir kasus Covid-19 di Aceh, per tanggal 11 Maret 2021. Secara akumulatif, kasus Covid-19 di Aceh sudah tercatat sebanyak 9.661  kasus/orang. Para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 7.904 orang. Penderita dalam perawatan sebanyak 1.372 orang, dan kasus meninggal dunia sebanyak 385 orang.

Ada penambahan 19 kasus baru positif Covid-19 Aceh, yang meliputi warga Aceh Besar sebanyak empat orang dan warga Bireuen sebanyak tiga orang. Kemudian warga Aceh Tamiang, Banda Aceh, dan Aceh Selatan sama-sama dua orang. Selanjutnya warga Aceh Tenggara, Aceh Utara, Pidie Jaya, Pidie, Nagan Raya, dan warga luar daerah, masing-masing satu orang.

“Tidak ada penambahan pasien yang sembuh atau meninggal dunia,” tambah SAG.

Kemudian ia memaparkan kasus probable di Aceh sebanyak 672 orang, yang meliputi 602 orang sudah selesai isolasi, 12 orang sedang isolasi di rumah sakit, dan 58 orang meninggal dunia. Kasus probable merupakan kasus-kasus yang menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, urai SAG.

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif sudah tercatat sebanyak 7.055 orang. Suspek yang telah selesai melakukan isolasi sebanyak 6.925 orang, sedang isolasi di rumah sebanyak 89 orang, dan sebanyak 41 orang sedang menjalani isolasi di rumah sakit, rinci SAG. (ra)