Peringati Isra’ Mi’raj, Ustazd Rahmat Baequni Isi Tausiah di Bireuen

HARIANRAKYATACEH.COM – Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1442 H/2021 M, Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar road show & safari dakwah bersama Ustadz Rahmat Baequni yang di kenal dengan sebutan “Ustaz Akhir Zaman asal Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan ini berlangsung di Masjid Agung Sultan Jeumpa jalan Bireuen-Takengon, Rabu (10/3).

“Dalam mengulang kaji sejarah perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga berlanjut ke Siratal Muntaha dengan moment paling berharga yaitu menerima Shalat. Dan makna seperti yang sudah di sampaikan oleh Ustadz serta sesuai dengan jati diri Kabupaten Bireuen sebagai ‘kota santri’. Mari tunjukkan kita merupakan masyarakat yang islami,” tutur Bupati Bireuen DR. H. Muzakkar A Gani, SH, M.Si, menjawab wartawan.

Bupati mengatakan, sangat mengharapkan kepada semua masyarakat Bireuen dapat memaknainya dengan berupaya mendirikan salat lima waktu berjamaah, memakmurkan masjid-masjid dan kita saling menjaga dari tindakan-tindakan yang bertentangan dengan ajaran agama Islam. Kemudian meningkatkan ukhuwah islamiyah.

Berikut, Bupati Muzakkar juga mengimbau kepada para orang tua agar mengontrol anak-anak dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan agama serta mewaspadai berbagai hal negatif yang rentan terjadi di era sekarang ini.

Kemudian, kepada seluruh ASN juga dilarang untuk berpergian meninggalkan daerah masing-masing untuk menyikapi masih banyak intensitas penyebaran Covid-19. Karena itu, Bupati sudah memberikan perintah kepada seluruh Kepala SKPK untuk hari Jumat kinerja kedinasan berjalan seperti biasa.

“Nanti kita akan monitoring dan evaluasi kembali. Jika kedapatan tidak berdinas atau keluar daerah yang bersifat libur keluarga, akan kita berikan sanksi tegas,” sebut Bupati Bireuen.

Sebelumnya Kepala Dinas Syariat Islam Bireuen, Anwar S.Ag, M.A.P melaporkan, kegiatan yang di laksanakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT melalui pembelajaran ilmu atau amal ibadah.

Kemudian, mempererat tali silaturrahmi antar ummat muslim tanpa melihat pangkat, jabatan dan golongan serta untuk menumbuhkan sikap cinta kepada aturan-aturan Islam dan ajaran-ajaran Allah SWT terutama tentang ibadah shalat.

“Silahkan ambil yang baiknya, buang semua kontroversinya. Alhamdulillah kita semua mendapat berkah dari Allah SWT,” kata Anwar.

Kegiatan ini, sebutnya, terlaksana atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Syariat dengan Yayasan Kita Peduli Berbagi (KPB) dari Kota Pekan Baru, Riau, yang sedang melakukan road show dan safari dakwah di Aceh bersama Perusahaan Maktabah, serta BKPRMI Pusat dan jajarannya di Aceh juga Kabupaten Bireuen dalam Program Waqaf Al-Quran “One Home One Al-Quran”. (akh)