HARIANRAKYATACEH.COM – Kader dan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Banda Aceh menyatakan sikap menolak Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang diselenggarakan di Sibolangit, Kabupaten Derli Serdang, Sumatra Utara beberapa waktu lalu.

Penolakan tersebut disampaikan Ketua DPC Demokrat Banda Aceh, Arief Fadillah, S.I.Kom MM dalam penyataan sikapnya yang berlangsung di Taman Bustanul Salatin, Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (13/03/2021).

“Kami segenap kader dan pengurus DPC Demokrat Banda Aceh menolak KLB Demokrat Sibolangit, dan menolak Moeldoko sebagai ketua umum versi KLB di Sumatera Utara,” ujar Arief Fadillah saat menyampaikan orasi politiknya.

Arief Fadillah menilai, KLB yang diselenggarakan di Deli Serdang illegal, dan inkonstitusional. Karenya itu pihaknya tetap setia kepada pengurus DPP Demokrat dibawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Arief mengibaratkan kesetiaan itu seperti hitam dan putih, karena itu ia menegaskan pihaknya bukan abu – abu, militansi, loyalitas tanpa batas kepada kepengurusan AHY dan Teuku Riefky Harsya (TRH).

“Kami bersama SBY, kami bersama AHY, kami bersama TRH, kami bersama demokrat pengurus hasil kongres 2020, kami menolak KLB Deli Serdang, kami menolak Moeldoko, kami menolak DPP Demokrat hasil KLB abal – abal” tegas mantan Ketua DPRK Banda Aceh itu.

Lebih lanjut Arief Fadillah menuturkan, DPC Partai Demokrat Kota Banda Aceh bertekat akan mempertahkan AHY sebagai ketua umum DPP yang sah sampai titik darah penghabisan. Arief Fadillah juga menyerukan kepada seluruh kader bersatu menyelamatkan Demokrat, dan menyelamatkan demokrasi Indonesia.

“Saya tegaskan sekali lagi kami DPC Demokrat Banda Aceh solit mendukung kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono kami tetap satu mendukung kepemimpinan AHY yang dipilih secara sah dan sesuai AD/ART,” tuturnya.(ra)