DPO Polres Aceh Utara Tertangkap di Banda Aceh

TERTANGKAP- Syahrul (25) DPO Polres Aceh Utara, diamankan setelah ditangkap oleh warga Kota Banda Aceh dalam kasus pencurian pada Rabu kemarin. FOR RAKYAT ACEH

HARIANRAKYATACEH.COM (RA) – Syahrul (25) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Aceh Utara, akhirnya berhasil tertangkap di Banda Aceh. Tersangka itu tertangkap dalam kasus pencurian uang disebuah toko di Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda oleh warga pada Kamis (10/3) kemarin.

Syahrul masuk dalam DPO Polres Aceh Utara, karena diduga terlibat dalam kasus pembakaran Sepmor pemilik Zulkifli di sebuah warung kopi di Gampong Alue Capli, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara pada Senin (1/2) sekira pukul 20.00 lalu. Akibat pembakaran Sepmor itu, Marsudi iparnya korban juga mengalami luka bakar saat berusaha memadamkan api.

“ Kita sudah lama memburu pelaku, tapi sering berpindah-pindah tempat. Awalnya kami dapat informasi ketempat saudaranya di Pidie, lalu ke Banda Aceh,”ucap Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasubbag Humas Iptu Sudiya Karya, kepada Rakyat Aceh, kemarin.

Ia mengatakan, tersangka yang menjadi DPO Polres Aceh Utara, melakukan pencurian uang sebesar Rp 60.000 di sebuah toko di Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh, pada Rabu (10/3) sekira pukul 19.00 WIB. Kemudian saat melarikan diri ditangkap oleh warga dan di serahkan ke Polsek Lueng Bata, tapi kasus itu sudah didamaikan. “ Pelaku mencuri uang itu karena sudah kehabisan uang selama di Banda Aceh,”katanya.

Disebutkan, Kanit Reskrim Polsek Lueng Bata melakukan menghubungi Kanit Reskrim Polsek Seunuddon, ternyata pelaku pencurian itu adalah DPO yang selama ini diburu. Selanjutnya, pada Kamis (11/3) sekira pukul 00.30 WIB, Kanit Reskrim Polsek Seunuddon menuju ke Polsek Lueng Bata Banda Aceh bersama dengan Resmob Polres Aceh Utara untuk mengambil terhadap tersangka yang sudah diamankan tersebut.

“Tersangka sudah dibawa ke Polsek Seunuddon untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,”ujarnya. (arm/icm)