Dandim Bireuen : Seleksi Penerimaan Calon Prajurit TNI-AD Tidak di Pungut Biaya

BIREUEN (RA) – Anggota Satgas TMMD Reguler ke-110 Kodim 0111/Bireuen menggelar sosialisasi rekrutmen prajurit TNI AD kepada para siswa tingkat Sekolah Menengah Atas di SMA 1 Jeumpa, Sabtu (13/3).

“Ada penerimaan Taruna Akademi Militer (Akmil), Sekolah Perwira Prajurit Karier (Sepa PK), Sekolah Calon Bintara Prajurit Karier (Secaba PK) dan Sekolah Calon Tamtama Prajurit Karier (Secata PK),” kata Satgas TMMD, Serka Hermansyah dalam sosialisasinya di hadapan siswa.

Serka menjelaskan tentang tata cara penerimaan Prajurit TNI AD. Dimana setiap tahun lima kali di buka pendaftaran dengan jenis yang berbeda.

“Sekarang telah di buka pendaftaran secara PK bagi yang berminat bisa mendaftar dan kemudian membawa persyaratan masuk menjadi Prajurit TNI AD,” ujarnya.

Adapun persyaratan masuk menjadi prajurit TNI AD antara lain, WNI, SKCK dari Kepolisian, KTP, STTB, KK dan seleksi kesehatan, jasmani dan postur, Psikologi, mental ideologi dan pantauan akhir (Pantuhir).

Sementara itu, saat di hubungi Rakyat Aceh via seluler Minggu (14/3), Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Zainal Abidin Rambe, S.,Sos., menyampaikan, semua warga negara Indonesia bisa menjadi anggota TNI dan mengabdi kepada bangsa melalui jalur TNI.

Namun harus diingat, kata Dandim, peserta seleksi calon masuk TNI harus memenuhi persyaratan yang sudah di tentukan oleh institusi TNI.

“Menjadi anggota TNI berarti siap menyerahkan dirinya untuk mengabdi sepenuhnya kepada NKRI,” sebut Zainal Abidin Rambe.

Dikatakannya, sosialisasi tersebut merupakan sasaran non fisik dari program TMMD Ke-110 Tahun 2021 Kodim 0111/Bireuen.

“Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat lebih mengenal TNI serta menumbuhkan minat generasi muda untuk bergabung menjadi prajurit TNI,” kata perwira abiturem Akmil 2001 ini.

Dandim yang juga Dansatgas TMMD ke-110 Kodim 0111/Bireuen juga menegaskan, dalam seleksi penerimaan calon Prajurit TNI-AD pada jenjang pendidikan apapun, sama sekali tidak di pungut biaya, semuanya gratis.

Oleh karena itu, pesan Dandim kepada para pemuda/pemudi yang berminat menjadi Anggota TNI agar berhati-hati dan tidak mudah percaya apabila ada oknum yang menjanjikan kelulusan dalam penerimaan calon Prajurit TNI AD ini dengan membayar sejumlah uang.

“Pendaftaran dan hal apapun tidak ada di pungut biaya sesenpun, apabila ada yang bisa menjanjikan biar masuk menjadi TNI, semuanya itu tidak benar, itu hanya penipuan belaka dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang sengaja ingin meraup keuntungan dengan memanfatkan momen peneriaman calon Prajurit ini,“ tegasnya.

Bagi generasi muda dan mudi yang berminat menjadi prajurit TNI agar siapkan diri secara dini dengan baik, Siapkan kelengkapan adminitrasi, kesehatan jasmani maupun mental ideologi, psikologi dan akademik sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.

“Persiapkan dari awal bagi pemuda/pemudi yang berminat masuk TNI,” pungkasnya. (akh)