Pengurus Pemuda Muhammadiyah Temui Gubernur Aceh

Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT didampingi Kadispora Aceh, Dedy Yuswadi Menerima Silaturrahmi dan Audiensi Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Aceh dan Rombongan di Pendopo Wakil Gubernur Aceh, Senin, (15/03/2021). FOTO HUMAS PEMERINTAH ACEH

HARIAN RAKYAT ACEH.COM  – Gubernur Aceh Nova Iriansyah  menerima silaturahmi pengurus Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Aceh, di Pendopo Wakil Gubernur Aceh, Senin (15/3). Pertemuan itu diikuti juga oleh Kadispora Aceh, Dedy Yuswadi.

Ketua Umum PWPM Aceh, Rudi Ismawan, mengatakan kepengurusan mereka baru saja terbentuk usai terpilih dalam Muswil beberapa waktu lalu di Langsa. Pada tanggal 27 Maret nanti direncanakan kepengurusan mereka dilantik.

“Mudah-mudahan pak gubernur bisa hadir untuk memberikan arahan kepada kami nantinya,” kata  Ismawan yang didampingi Sekretaris Umum Danil Akbar Taqwaddin serta para pengurus lainnya.

Dalam Muswil beberapa waktu lalu tersebut, pengurus PW Pemuda Muhammadiyah mencetuskan beberapa rekomendasi. Salah satunya adalah menjadikan organisasi Pemuda Muhammadiyah sebagai organisasi yang mandiri baik secara ekonomi maupun secara politik.

Untuk mencapai kemandirian itu, mereka merancang program pertanian, perkebunan dan perikanan. Di mana ditargetkan dalam3 tahun ke depan Pemuda Muhammadiyah bisa menjadi mandiri dan bisa bersama pemerintah mewujudkan Aceh hebat.

Menjawab pernyataan itu, Gubernur Nova mengatakan, sudah sepatutnya organisasi mandiri. Apalagi di tengah kondisi keuangan negara yang tidak stabil di tengah pandemi. “Sangat bagus, harus mandiri dan independen.” Ujarnya.

Nova sepakat dengan Pemuda Muhammadiyah, di mana sektor pertanian adalah sektor yang pergerakannya paling stabil bahkan bertumbuh baik di tengah pandemi. Karena itu, Nova berharap agar Pemuda Muhammadiyah bisa berbagi peran dengan pemerintah dalam hal pengembangan pertanian di Aceh. (ra)