DPRD Batu Bara Konsultasi Kelola Mangrove di Kota Langsa

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Batu Bara berswafoto saat berkunjung ke RTH Hutan Kota Langsa, Rabu (17/3). (RAKYAT ACEH/PUTRA ZULFIRMAN)

HARIANRAKYATACEH.COM – Sebanyak 12 orang anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, belajar kelola hutan mangrove di Kota Langsa, Rabu (17/3).

Kedatangan para wakil rakyat dari kabupaten bermotto Sejahtera Berjaya itu, diterima Manager PT Pelabuhan Kota Langsa (Pekola), Muhammad Nur, selaku pengelola utama kawasan mangrove dan ruang terbuka hijau hutan kota.

“Mereka (DPRD Batu Bara) menyurati PT Pekola terkait konsultasi dan koordinasi pengelolaan hutan mangrove,” kata M Nur usai bertemu rombongan Komisi II DPRD Batu Bara.

Selama di Kota Langsa, lanjut dia, rembongan DPRD Batu Bara melihat secara dekat destinasi wisata hutan mangrove di Gampong Kuala Langsa Kecamatan Langsa Barat dan objek wisata RTH Hutan Kota di Gampong Paya Bujuk Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro.

Disebutkan Muhammad Nur, tamu dari Batu Bara tersebut cukup antusias untuk mengembangkan potensi yang sama di daerah mereka. “Mereka antusias. Kita sharing terkait regulasi, tata kelola dan potensi pariwisatanya,” beber mantan Anggota DPRK Langsa itu.

Selama berkunjung di RTH Hutan Kota Langsa, legislator asal Batu Bara itu melihat sejumlah fasilitas bermain, kebun binatang, arena skateboard, rumah adat Aceh dan kantin.

“Banyak dari mereka terkesima dengan jenis mangrove yang lengkap tumbuh di daerah kita. Kalau di hutan kota, mereka kagum dengan pohon berusia ratusan tahun dan masih terjaga keasriannya,” papar Muhammad Nur.

Pada kesempatan itu, manajemen PT Pekola bersama anggota Komisi II DPRD Batu Bara sepakat untuk terus berbagi informasi terkait pengelolaan hutan mangrove, agar bisa diterapkan di Kabupaten Batu Bara nantinya. (put)