Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani

HARIANRAKYATACEH.COM – Sebanyak 14.007 petugas pelayanan publik, dan 250 orang lanjut usia (Lansia) telah divaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Vaksinasi petugas pelayanan publik dan lansia di Aceh mulai minggu kedua Maret 2021. Sementara itu, kasus positif Covid-19 bertambah enam orang. Pasien yang dilaporkan sembuh juga bertambah tiga orang di Aceh.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media massa di Banda Aceh, Rabu (17/3/2021).

“Vaksinasi Covid-19 dilalukan secara bertahap, tahap pertama sasarannya tenaga kesehatan, dan tahap kedua petugas publik dan lansia,” tutur SAG.

Ia menjelaskan, petugas pelayanan publik, yakni TNI/Polri, aparat hukum, dan petugas publik lainnya yang meliputi petugas bandara/pelabuhan/stasiun/terminal, perbankan, perusahaan listrik negara, perusahaan daerah air minum, petugas lain yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, dan kelompok lansia umur 60 tahun ke atas.

Kelompok sasaran tahap kedua itu ditetapkan dengan Keputusan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI, Nomor HK 02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19, jelas SAG.

Ia mengatakan, petugas pelayanan publik yang telah divaksin dosis pertama di Aceh sebanyak 14.007 orang, atau sekitar 2,9 persen dari total sasaran sebanyak 478.489 orang. Sementara kelompok lansia yang telah divaksin sebanyak 250 orang atau 0,1 persen dari jumlah sasaran sekitar 435.651 orang, rinci SAG.

Sementara itu, tenaga kesehatan (Nakes) yang sudah vaksin dosis I hingga per tanggal 16 Maret 2021 sudah mencapai 53.770 orang, atau sekitar 95,2 persen dari sasaran sebanyak 56.472 orang. Sementara Nakes yang sudah mendapat vaksin II sudah mencapai 46.324 orang atau sekitar 82,0 persen dari target. Vaksinasi bagi Nakes sudah dimulai sejak 15 Januari 2021.

“Vaksinasi Covid-19 di Aceh lancar. Kasus-kasus kejadian ikutan paska imunisasi relatif sangat rendah dan dapat diatasi dengan baik, sesuai prosedur penanganan yang sudah dipersiapkan secara matang sebelum pelaksanaan vaksinasinya dimulai,” kata SAG.

*Kasus Covid-19*

Selanjutnya, SAG mengabarkan kondisi terakhir penanganan Pandemi Covid-19 di Aceh, per tanggal 17 Maret 2021. Secara akumulatif, kasus Covid-19 di Aceh sudah tercatat sebanyak 9.702 kasus/orang. Para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 7.969 orang. Penderita dalam perawatan sebanyak 1.347 orang, dan kasus meninggal dunia sebanyak 386 orang.

SAG melaporkan ada penambahan enam kasus baru positif Covid-19 di Aceh. Para penderita baru tersebut meliputi warga Kabupaten Aceh Utara sebanyak dua orang, warga Gayo Lues, Pidie, Aceh Besar, dan warga Kota Banda Aceh, sama-sama satu orang.

Sementara pasien penderita Covid-19 yang dilaporkan sembuh bertambah tiga orang, yakni masing-masing warga Kabupaten Aceh Tengah, Pidie Jaya, dan warga Kota Banda Aceh. “Kasus meninggal dunia tidak ada penambahan dalam 24 jam terakhir,” tegasnya.

Sementara kasus-kasus probable secara akumulatif sebanyak 672 orang, yang meliputi 602 orang sudah selesai isolasi, 12 orang sedang isolasi di rumah sakit, dan 58 orang meninggal dunia. Kasus probable merupakan kasus-kasus yang menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, urai SAG.

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif sudah tercatat sebanyak 7.087 orang. Suspek yang telah selesai melakukan isolasi sebanyak 6.962 orang, sedang isolasi di rumah sebanyak 88 orang, dan sebanyak 39 orang sedang menjalani isolasi di rumah sakit, tutup SAG. (ra)