Guru Honorer Minta Diangkat ASN

Para guru honorer tergabung dalam GTKHNK+35, audiensi ke Kantor Bupati Gayo Lues mengdukan nasib berharap diangkat jadi ASN, Rabu (17/3). (bambang yudi/rakyat aceh)

HARIANRAKYATACEH.COM  – Guru honorer tergabung dalam organisasi GTKHNK (Guru Tenaga Kependidikan Honorer Non Katagori) usia 35 tahun keatas mengadukan nasib mereka ke Bupati.

Kepada Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru yang ditemui di Ruang rapat Kantor Bupati, Rabu (17/3), para guru honorer ini meminta untuk direkomendasikan diangkat menjadi PNS.

Pada audiensi tersebut Sabar Jadi, salah seorang guru honorer, berharap Bupati memberikan rekomendasi kepada para guru honorer khususnya yang berumur 35 tahun ke atas untuk diangkat menjadi ASN oleh kementrian Pendidikan 

“Usia kami sekarang sudah tua, bersaing dengan yang muda, tes melalui jalur umum sudah tidak memungkinkan lagi. Kami berharap restu persetujuna dari Bupati Gayo Lues agar bisa diangkat menjadi PNS,” jelas Sabar Jadi.

Pada kesempatan tersebut Sabar jadi menyebutkan, dirinya dipercaya menjadi ketua GTKHNK+35, akan berjuang melalui jalur khusus menjadi ASN di Gayo Lues yang baru terdaftar 95 orang selainya masih dlbelum terdaftar. Kehadirannya memintah Dukungan Bupati agar bisa diangkat menjadi ASN.

Pada kesempatan tersebut Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru siap memberikan rekomendasi atau dukungan sepenuhnya agar para guru honrer diangkat oleh kementrian Pendidikan menjadi ASN.

Amru menyebutkan kapan saja bila diperlukan baik surat rekomendasi, Bupati siap memberikan. Bahkan Amru siap memperjuangkan bersama-sama ke jakarta.
Para guru honorer diminta bersabar dan terus mengajar. Kebahagiaan guru bukan saja soal materi, tatkala sang anak didiknya berhasil akan menjadi kebahagian luar biasa bagi seorang guru.

Amru menyebutkan ada ratusan tenaga honorer di 3 lembaga di kabupaten Gayo Lues yang harus diperjuangkan menjadi ASN. (yud/min)